Curah Hujan Tinggi, Debit Katulampa Meningkat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selama sepekan ke depan. Kondisi ini berpotensi memicu peningkatan debit air di sejumlah sungai yang bermuara ke wilayah DKI Jakarta.

Hujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Ciliwung, khususnya di wilayah Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak dini hari berdampak pada kenaikan tinggi muka air (TMA) di Bendung Katulampa. Berdasarkan data terbaru, status Bendung Katulampa kini berada pada level Siaga 3.

- Advertisement -

Pelaksana Bendung Katulampa, Andi Sudirman, menyampaikan bahwa TMA Sungai Ciliwung tercatat mencapai 90 sentimeter. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya yang berada di level 80 sentimeter. Meski belum masuk kategori siaga tinggi, kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat hujan masih terus berlangsung di wilayah hulu.

Pantauan di kawasan Gunung Mas, Cisarua, menunjukkan hujan turun secara terus-menerus sejak dini hari hingga siang hari. Intensitas hujan yang cukup tinggi disertai kabut tebal membuat jarak pandang terbatas dan menandakan kondisi atmosfer yang masih labil.

Sementara itu, tinggi muka air di Pintu Intake Kalibaru atau Saluran Induk Katulampa dilaporkan masih relatif stabil di kisaran 30 sentimeter. Meski demikian, petugas tetap melakukan pengawasan ketat untuk mengantisipasi lonjakan debit air secara mendadak.

- Advertisement -

“Masyarakat di sepanjang aliran Sungai Ciliwung diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air apabila hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi terus terjadi,” katanya.

Petugas Bendung Katulampa hingga kini terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap aliran Sungai Ciliwung. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi dini mengingat curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pihak pengelola bendung juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Ciliwung agar meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk terus memantau informasi resmi dari instansi terkait dan bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan debit air apabila hujan deras terus mengguyur wilayah hulu.

BMKG sebelumnya telah mengingatkan bahwa dinamika atmosfer saat ini mendukung terbentuknya awan hujan secara intens di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Oleh karena itu, koordinasi antarinstansi dan kesiapsiagaan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam meminimalkan risiko banjir dan dampak lanjutan lainnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Genjot Kemandirian Energi Nasional

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat terwujudnya kemandirian energi nasional melalui berbagai program strategis, termasuk penerapan mandatori Biodiesel B50 yang dijadwalkan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER