Di Momen Natal Prabowo Ajak Bangsa Perkuat Solidaritas Korban Bencana

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork. id-Presiden Prabowo Subianto menyoroti suasana perayaan Natal tahun ini yang berlangsung di tengah duka nasional akibat bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia.

Perhatian pemerintah dan seluruh masyarakat, kata Prabowo, saat ini tertuju pada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.

- Advertisement -

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam keterangan resmi pada Jumat (26/12). Ia menegaskan bahwa momen Natal tidak dapat dilepaskan dari keprihatinan mendalam terhadap ribuan warga yang sedang berjuang menghadapi dampak bencana.

“Saudara-saudara sekalian, di tengah perayaan Natal tahun ini, hati kita juga tertuju kepada saudara-saudara kita yang tengah menghadapi akibat bencana di sejumlah tempat di tanah air, di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dan juga di beberapa tempat di tanah air kita,” ujar Presiden Prabowo.

Selain menyampaikan simpati, Kepala Negara mengajak seluruh elemen bangsa memaknai Natal sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial.

- Advertisement -

Menurutnya, situasi darurat menuntut hadirnya semangat gotong royong dan kerja bersama untuk membantu para korban, baik yang masih bertahan di pengungsian maupun keluarga yang kehilangan anggota keluarganya.

Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada umat Kristiani yang tetap menjalankan ibadah Natal dengan penuh keteguhan.

Di sejumlah wilayah terdampak, perayaan Natal terpaksa digelar secara sederhana, termasuk di tenda-tenda pengungsian atau rumah ibadah yang baru dibersihkan dari sisa material bencana.

Bencana yang terjadi sejak akhir November lalu telah menimbulkan dampak besar secara nasional.

Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (25/12), jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.135 orang, sementara 173 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa persatuan nasional menjadi kunci dalam menghadapi situasi krisis tersebut.

“Mari kita jadikan Natal sebagai momentum untuk memperkuat persatuan nasional, memperdalam solidaritas sosial, dan meneguhkan semangat gotong royong. Kita harus bersatu, bekerja sama mengatasi segala perbedaan untuk kepentingan rakyat yang kita cintai,” tegasnya.

Di lapangan, kondisi pengungsian masih menjadi tantangan besar. Hampir 489.864 warga terpaksa mengungsi akibat puluhan ribu rumah mengalami kerusakan berat. Pemerintah terus mengoordinasikan upaya tanggap darurat dan pemulihan bagi para korban.

Menutup pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan Natal sekaligus doa bagi seluruh umat Kristiani dan bangsa Indonesia.

“Atas nama Pemerintah, dan pribadi, saya ucapkan Selamat Hari Natal kepada seluruh umat Kristiani di tanah air. Semoga damai dan pengharapan Natal menyertai saudara-saudara sekalian, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi seluruh bangsa Indonesia,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

DPR Minta Pengawasan Ketat Jika HET MinyaKita Naik

JCCNetwork.id- Rencana pemerintah untuk menyesuaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat MinyaKita mendapat perhatian dari kalangan legislatif. Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER