JCCNetwork.id- Tim Nasional Putri Indonesia dipastikan gagal melaju ke partai final cabang sepak bola putri SEA Games 2025 setelah menelan kekalahan telak 0-5 dari Vietnam. Pertandingan semifinal tersebut berlangsung di Stadion IPE, Chonburi, Thailand, Minggu (14/12/2025).
Hasil ini mengantarkan Vietnam, yang berstatus juara bertahan, ke partai puncak. Sementara itu, kekalahan tersebut memaksa Indonesia turun ke laga perebutan medali perunggu dan mengubur peluang tampil di final.
Sejak awal laga, Vietnam tampil dominan dengan penguasaan bola yang solid serta tekanan intensif ke lini pertahanan Garuda Pertiwi. Meski demikian, Timnas Putri Indonesia sempat memberikan perlawanan pada babak pertama dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, efektivitas serangan Vietnam serta menurunnya stamina pemain Indonesia membuat jalannya pertandingan sepenuhnya dikuasai lawan pada paruh kedua.
Pelatih Timnas Putri Indonesia, Akira Higashiyama, mengakui keunggulan Vietnam dalam pertandingan tersebut. Ia menyebut lawannya berada pada level yang lebih tinggi, terutama dari segi konsistensi permainan dan ketahanan fisik.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Vietnam karena telah melaju ke final,” ucap Akira dalam keterangan NOC Indonesia, dikutip Senin (16/12/2025).
“Pada babak pertama, Kita memiliki peluang untuk mencetak gol, kita juga berusaha untuk menguasai bola, tapi kami kehabisan energi,” lanjutnya.
Meski gagal menembus final, peluang Indonesia untuk membawa pulang medali dari ajang SEA Games 2025 masih terbuka. Garuda Pertiwi dijadwalkan menghadapi tuan rumah Thailand pada laga perebutan perunggu.
Pertandingan tersebut diprediksi berlangsung ketat mengingat Thailand memiliki keuntungan sebagai tuan rumah serta pengalaman panjang di sepak bola putri Asia Tenggara. Kondisi itu menuntut Timnas Putri Indonesia tampil maksimal pada laga penentuan.
Target meraih medali perunggu juga sejalan dengan sasaran yang telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Akira menegaskan fokus penuh akan diberikan kepada pemain untuk menutup turnamen dengan hasil positif.
“Perunggu adalah target kami. Besok adalah pertandingan terakhir kami, saya harus fokus ke pemain saya dan menampilkan semangat Indonesia ke lawan-lawan kami,” tegas dia.
Dukungan juga datang dari jajaran PSSI. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani, memastikan seluruh pemain siap tampil habis-habisan demi meraih medali.
“Pada pertandingan terakhir besok kami akan all out dan berjuang sekuat tenaga. Semoga kita bisa meraih medali perunggu,” ucap Vivin.
Sesuai jadwal, laga perebutan tempat ketiga antara Timnas Putri Indonesia melawan Thailand akan digelar di Stadion IPE, Chonburi, pada Rabu (17/12/2025) pukul 15.30 WIB. Setelah itu, partai final SEA Games 2025 cabang sepak bola putri akan mempertemukan Vietnam melawan Filipina.













