BBKSDA Papua Klarifikasi Pemusnahan Mahkota Cenderawasih

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf atas pemusnahan mahkota burung Cenderawasih yang viral di media sosial dan memicu kontroversi di tengah masyarakat Papua.

Kepala BBKSDA Papua, Jhony Santoso Silaban, menegaskan bahwa tindakan pemusnahan bukanlah bentuk pengabaian terhadap nilai budaya atau pendidikan masyarakat Papua. Langkah tersebut dilakukan semata-mata untuk penegakan hukum dan perlindungan satwa liar sesuai ketentuan undang-undang konservasi.

- Advertisement -

“Kami sampaikan bahwa langkah tersebut tidak dimaksudkan untuk mengabaikan nilai budaya Papua yang kami hormati tetapi dilakukan semata-mata dalam rangka penegakan hukum,” ujar Jhony dalam konferensi pers.

Jhony menjelaskan, pemusnahan mahkota Cenderawasih merupakan bagian dari patroli dan pengawasan terpadu terhadap peredaran tumbuhan dan satwa liar (TSL) ilegal serta tindak pidana kehutanan (Tipihut) di Provinsi Papua.

Ia menambahkan, tindakan ini sesuai dengan Permen LHK Nomor P.26/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2017 tentang Penanganan Barang Bukti Tindak Pidana Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang mengatur bahwa barang bukti tertentu harus dimusnahkan.

- Advertisement -

Keputusan pemusnahan juga diambil berdasarkan beberapa pertimbangan penting:

1. Hasil kesepakatan bersama tim patroli terpadu

2. Permintaan kelompok masyarakat pemilik benda agar tidak disalahgunakan

3. Upaya nyata memutus rantai perdagangan ilegal satwa dilindungi, khususnya burung Cenderawasih.

 

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Uang Korban Loker Dikembalikan

JCCNetwork.id – Tiga pencari kerja yang sebelumnya mengadukan persoalan terkait tawaran lowongan pekerjaan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, telah menerima pengembalian uang dari perusahaan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Momen Prabowo Disambut Tarian Bollywood Saat Tiba di India #shorts #trending
02:05
Video thumbnail
Khofifah Ceritkan Kembali Soal Pesawat Jokowi Tembus Asap Karhutla Kalimantan
09:05
Video thumbnail
Meriah! Tarian Bollywood Sambut Kedatangan Prabowo di India
02:19
Video thumbnail
Begini Pemandangan Saat Gubernur Sherly Hadir di Paripurna DPRD Malut
10:11
Video thumbnail
Ini Tantangan Sesungguhnya RUU Perampasan Aset
08:03
Video thumbnail
DPRD Malut Puji Perjuangan Gubernur Sherly Selamatkan TPP ASN Yang Sudah di Ujung Tanduk
08:27
Video thumbnail
KDM Dapat Penghormatan Spesial, DPRD Jabar Lengkap di Rapat Paripurna
08:45
Video thumbnail
Ahli Peringatkan Bahaya Insentif Uang dalam Perampasan Aset #shorts #trending
01:41
Video thumbnail
Ahli Peringati Bahaya Insentif Uang dalam Penegakan Hukum Perampasan Aset
08:04
Video thumbnail
Gaya Berwibawa Sherly Tjoanda Pidato di Depan DPRD Malut
10:02
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Batasi Kekuasaan Aparat
10:21
Video thumbnail
Momen Gibran Minta Maaf kepada Warga saat Tinjau Karhutla Kalimantan
05:31
Video thumbnail
KDM Singgung Uang Jabar Masih Disimpan Kemenkeu
01:11
Video thumbnail
KDM Ungkap Dana Bagi Hasil Pajak Jabar yang Tertunda Sejak 2023
09:04
Video thumbnail
BGN Perketat Seleksi, 27 Ribu Dapur SPPG Diuji Kelayakan
05:53
Video thumbnail
Prioritaskan Wilayah 3T, Sudaryono Pangkas Ribuan Sekolah Penerima MBG #shorts #trending
02:48
Video thumbnail
Ribuan Sekolah Dicoret dari Penerima MBG, Sudaryono Prioritaskan Wilayah 3T & Stunting Tinggi
03:45
Video thumbnail
KDM Blak-blakan Soal Anggaran Jabar Bukan Tak Punya Uang, Dana Masih di Kemenkeu
08:55
Video thumbnail
DPR Desak Pengawasan Ketat RUU Perampasan Aset agar Tak Disalahgunakan Aparat
08:59
Video thumbnail
Status Anak Gunung Krakatau Naik Jadi Siaga, Warga Diminta Waspada! Ini Pesan BNPB-Kemenkes
15:38

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER