Cedera Parah Marquez, Warganet Australia Desak Mandalika Dicoret dari Kalender MotoGP

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Sirkuit Mandalika kembali menjadi sorotan tajam usai insiden yang menimpa juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez, dalam gelaran Grand Prix Indonesia pada 3-5 Oktober 2025.

Marquez mengalami cedera serius akibat tabrakan dengan Marco Bezzecchi di tikungan 7, yang kemudian diperparah oleh kondisi gravel sirkuit yang dinilai membahayakan keselamatan pembalap.

- Advertisement -

Insiden itu terjadi di lap awal ketika Bezzecchi, rider dari tim Aprilia Racing, menabrak Marquez dari belakang.

Keduanya terjatuh dan terseret ke pinggir lintasan. Bezzecchi dilaporkan tidak mengalami cedera berarti, namun Marquez dipastikan mengalami patah tulang bahu kanan.

Cedera ini membuat pembalap tim Gresini Ducati tersebut harus absen di dua seri selanjutnya, yakni MotoGP Australia (17-19 Oktober) dan MotoGP Malaysia (24-26 Oktober).

- Advertisement -

Cederanya Marquez memicu reaksi keras dari para penggemar MotoGP di Australia. Melalui media sosial, sejumlah warganet asal Negeri Kanguru menyerukan agar Sirkuit Mandalika dicoret dari kalender MotoGP musim depan. Mereka menilai kondisi gravel di trek tersebut menjadi faktor utama yang memperparah dampak kecelakaan.

“Mandalika harus dihapus dari kalender MotoGP,” tulis akun X (dulu Twitter) asal Australia, @Thinkbiginvest, dalam unggahannya yang merespons komentar pembalap Honda, Joan Mir, terkait buruknya kondisi gravel Mandalika.

Unggahan tersebut mendapat puluhan tanda suka dan menjadi bagian dari perbincangan hangat di media sosial.

Sejumlah pengamat dan pembalap pun ikut mengkritik standar keselamatan di Sirkuit Mandalika, terutama pada area gravel yang seharusnya mampu meredam laju motor dan pembalap saat terjadi kecelakaan.

Dalam kasus Marquez, tabrakan yang semestinya tidak terlalu parah justru berujung cedera serius karena desain gravel yang dinilai tidak sesuai standar.

Meski harus absen di dua balapan penting, kondisi Marquez dilaporkan stabil. Beruntung, gelar juara dunia MotoGP 2025 telah ia kunci lebih awal pada seri GP Jepang.

Marquez kemungkinan besar baru akan kembali ke lintasan saat MotoGP memasuki dua seri penutup di Eropa, yakni GP Portugal (7-9 November) dan GP Valencia (14-16 November).

Pihak penyelenggara MotoGP belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan dari publik Australia.

Namun, insiden ini dipastikan akan menjadi evaluasi penting bagi Dorna Sports dan FIM dalam menilai kelayakan Sirkuit Mandalika untuk musim-musim mendatang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Ubah Format Garebeg Besar 2026

JCCNetwork.id-Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat akan menggelar Upacara Adat Garebeg Besar 2026 dengan format yang disederhanakan. Dalam pelaksanaan tahun ini, prosesi kirab pareden dan prajurit yang biasanya...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER