30 Ribu Pemuda Ikuti Pelatihan Digital Gratis

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Lebih dari 30.000 pemuda dari seluruh wilayah Indonesia telah mengikuti pelatihan keterampilan digital dan pengembangan karir melalui program “Skill Our Future”, sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh UNDP Indonesia dengan dukungan Microsoft dan dijalankan oleh Biji-biji Initiative. Program ini berlangsung sejak Januari 2025 dan menyasar pemuda dari berbagai latar belakang dengan akses pelatihan yang sepenuhnya gratis.

Selama empat bulan pelaksanaannya, Skill Our Future menjadi wadah pembelajaran daring yang berfokus pada penguatan keterampilan abad ke-21. Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya tujuan ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan tujuan ke-8 terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

- Advertisement -

Materi pelatihan mencakup penggunaan perangkat lunak Microsoft Office, analisis data, manajemen proyek, kewirausahaan, serta persiapan karir di era digital. Semua pelatihan tersedia secara daring melalui situs resmi www.skillourfuture.org, memungkinkan akses yang merata bagi peserta dari berbagai daerah, termasuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Sebagai bagian dari program, peserta juga mendapatkan akses ke webinar “Skill Fest” yang mengangkat berbagai tema pengembangan karir seperti Project Management, Literasi Kecerdasan Buatan (AI Literacy), serta Pemasaran Digital.

“Keberhasilan program ini menandai langkah strategis dalam memberdayakan generasi muda Indonesia. Kami melihat potensi besar untuk mereplikasi model pelatihan ini di berbagai perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi peringkat menengah ke bawah sebagai bagian dari upaya memperluas dampak secara berkelanjutan,” ujar Nila Murti, Head of Financing for Development Unit UNDP Indonesia.

- Advertisement -

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Microsoft atas dukungan yang diberikan.

“Kami berterima kasih atas dukungan luar biasa dari Microsoft, yang memungkinkan program ini menjadi kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs, khususnya di bidang pendidikan, pekerjaan layak, dan pengurangan kesenjangan. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat mendorong perubahan positif bagi generasi muda di Indonesia.”

Salah satu sub-program yang mencatat capaian signifikan adalah LEAD+, yang berfokus pada pengembangan jiwa kepemimpinan dan kemampuan membimbing sesama. Pada kuartal pertama 2025, LEAD+ berhasil merekrut 1.438 pemuda berusia 18 hingga 24 tahun dari berbagai daerah. Para peserta yang disebut +LEADers itu menjalani lebih dari 120 sesi pelatihan, baik secara langsung maupun self-paced, dengan materi yang mencakup kepemimpinan, komunikasi, public speaking, media digital, dan manajemen proyek.

Setiap +LEADer diwajibkan untuk membagikan ilmu yang diperoleh kepada setidaknya 50 teman sebaya melalui kegiatan berbasis komunitas. Materi yang dibagikan meliputi soft skills, keterampilan digital, etika penggunaan kecerdasan buatan, serta persiapan memasuki dunia kerja.

Fabsya Farazzahra, Program Director Biji-biji Initiative, menekankan pentingnya pendekatan yang relevan dan berbasis kolaborasi dalam menjangkau generasi muda.

“Dengan metode peer-to-peer learning, program ini mendorong partisipasi aktif dan memperluas dampak secara organik di komunitas masing-masing,” kata dia.

Sementara itu, Fika, salah satu peserta program, menyebut fleksibilitas pembelajaran sebagai nilai tambah utama.

“Saya langsung tertarik saat melihat program ini karena topik-topiknya sangat relevan untuk anak muda, terutama yang sedang mencari arah atau ingin mengembangkan diri dan keterampilan. Yang paling membantu adalah format belajarnya yang fleksibel dan bisa diakses dari mana saja.”

UNDP Indonesia dan Biji-biji Initiative berharap semangat dari program ini dapat terus dilanjutkan oleh para peserta, dengan mendorong gerakan berbagi keterampilan ke komunitas masing-masing. Inisiatif ini dinilai strategis dalam membekali generasi muda Indonesia dengan kemampuan yang relevan di era digital, sekaligus mempersempit kesenjangan akses pendidikan dan pekerjaan antarwilayah.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Siswi SD di Sragen Tewas, Polisi Buru Pelaku

JCCNetwork.id- Warga Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, digegerkan oleh penemuan seorang siswi sekolah dasar berinisial B (11) yang ditemukan meninggal dunia...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER