Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Tom Lembong, Ini Alasannya

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta untuk menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan oleh mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong. Jaksa beralasan bahwa eksepsi yang diajukan telah masuk dalam materi pokok perkara sehingga tidak dapat diterima.

“Setelah kami mempelajari dengan seksama materi eksepsi yang diajukan oleh penasihat hukum atau Terdakwa Thomas Trikasih Lembong, kami penuntut umum menolak seluruh dalil keberatan yang disampaikan karena secara substansi materi, nota keberatan tersebut telah masuk dalam lingkup pokok perkara,” kata jaksa membacakan tanggapan atas eksepsi Tom Lembong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (11/3/2025).

- Advertisement -

Jaksa menegaskan bahwa dakwaan yang dibacakan dalam persidangan sebelumnya telah memenuhi unsur hukum yang sah, disusun dengan cermat, jelas, dan lengkap. Oleh karena itu, mereka meyakini bahwa Pengadilan Tipikor Jakarta memiliki kewenangan untuk mengadili perkara tersebut.

Dalam kasus ini, Tom Lembong didakwa terlibat dalam dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan pada periode 2015-2016. Jaksa menuding perbuatannya telah menyebabkan kerugian negara hingga Rp 578 miliar. Surat dakwaan disebut telah memenuhi seluruh syarat formil dan materil yang diperlukan dalam proses hukum.

“Surat dakwaan penuntut umum telah disusun secara cermat, jelas dan lengkap yang memberikan gambaran utuh atas peristiwa pidana yang didakwakan terhadap terdakwa,” ujarnya.

- Advertisement -

Selain itu, jaksa menegaskan bahwa Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memiliki kewenangan untuk mengaudit kerugian negara dalam perkara ini. Mereka juga memastikan bahwa surat dakwaan telah mencakup seluruh unsur pasal yang didakwakan baik dalam dakwaan primer maupun subsider.

“Syarat formil dimana surat dakwaan penuntut umum telah memuat identitas terdakwa yang tertulis secara lengkap, surat dakwaan sudah diberi tanggal dan telah di tandatangani oleh penuntut umum. Adapun syarat materilnya surat dakwaan penuntut umum baik dakwaan primer maupun dakwaan subsider telah memuat seluruh unsur pasal yang didakwakan,” ucapnya.

Atas dasar itu, jaksa meminta majelis hakim untuk menolak eksepsi yang diajukan Tom Lembong dan melanjutkan proses persidangan ke tahap pemeriksaan saksi.

“(Memohon majelis hakim) melanjutkan pemeriksaan perkara a quo dengan memeriksa pokok perkara,” katanya.

Sebelumnya, dalam persidangan, Tom Lembong mengajukan eksepsi dengan harapan agar majelis hakim menerima keberatan yang disampaikannya. Namun, jaksa menilai keberatan tersebut tidak beralasan hukum dan harus ditolak demi kelanjutan proses hukum yang sedang berjalan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Persib Bidik Kemenangan atas Melbourne Victory

JCCNetwork.id- Persib Bandung menghadapi pertandingan penting saat menjamu wakil Australia, Melbourne Victory, pada matchday ketiga Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) musim...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Dasco Kobarkan Semangat Kader Gerindra, Lantang Suarakan Prabowo Dua Periode #shorts #trending
01:02
Video thumbnail
Gerindra Mulai Panaskan Mesin, Dasco Ajak Kader Kompak Suarakan Prabowo Dua Periode
08:04
Video thumbnail
Peringatan Keras Prabowo Korupsi dan Penyelewengan Disebut Jadi Awal Hancurnya Bangsa
08:51
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Prabowo: Pemimpin yang Malas Belajar Sejarah Akan Dihukum Sejarah
09:13
Video thumbnail
Prabowo Pakai Filosofi Telur dan Ayam, Bicara Masa Depan Pendidikan Berkualitas #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Mana Lebih Dulu, Telur atau Ayam? Begini Cara Prabowo Bicara soal Pendidikan Berkualitas
10:05
Video thumbnail
Indonesia Kuat Tapi Pengawasan Aparat Yang Lemah #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Indonesia Tak Lemah Yang Lemah Itu Pengawasan Aparat
07:55
Video thumbnail
Cuma Duduk Diam, Bisa Kantongi Rp20 Juta Sebulan, Kok Bisa?
06:02
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi
08:39
Video thumbnail
65 Juta Anak Muda Nganggur, Erick Thohir Siapkan 300 Ribu Kesempatan Magang
10:06
Video thumbnail
KDM Beri Alarm Ekonomi Hitam Bisa Bikin Rakyat Makin Terhimpit
09:45
Video thumbnail
Wapres Gibran Bertemu Father of Asian EV Asal Magelang, Bahas Masa Depan Mobil Listrik Indonesia
03:01
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ancaman Perpecahan, Masih Ada Kelompok Tak Suka Pancasila #shorts #trending
01:45
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ada Kelompok Tak Suka Pancasila: Ini Sumber Perpecahan
08:10
Video thumbnail
Tak Main-Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog-Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Tekankan Pemimpin Tak Cukup Pintar, Hati Harus Baik, Jangan Jadi Sumber Penderitaan #shorts
01:59
Video thumbnail
Prabowo: Orang Pintar Berhati Jahat Sangat Berbahaya, Bisa Picu Penderitaan dan Ketidakadilan
10:10

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER