Pasar Tumpah Ranuyoso Macet Nataru

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Suasana libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dihiasi dengan kemacetan panjang yang dipicu oleh aktivitas pasar tumpah.

Fenomena ini terjadi di sepanjang Jalan Nasional Lumajang yang menjadi jalur strategis penghubung Surabaya-Banyuwangi. Dua titik pasar tumpah di Kecamatan Ranuyoso menjadi sorotan utama karena memicu antrean kendaraan yang mengular sepanjang jalan.

- Advertisement -

Memasuki penghujung tahun, arus kendaraan meningkat drastis. Tidak hanya kendaraan pribadi seperti roda dua dan roda empat, tetapi juga kendaraan niaga turut memenuhi ruas jalan. Aktivitas para pedagang kaki lima yang memadati badan jalan semakin memperparah situasi, membuat lalu lintas nyaris lumpuh terutama di pagi hari.

Petugas Pos Pengamanan Nataru di bawah koordinasi Satlantas Polres Lumajang terus berjibaku mengurai kemacetan. Mereka berupaya menertibkan para pedagang yang bertransaksi di badan jalan agar lalu lintas tetap berjalan lancar. Namun, tantangan tidak sedikit. Para pedagang yang telah lama berjualan di tepi jalan mengaku kesulitan pindah ke lapak kios yang tersedia di dalam pasar.

“Kendaraan didominasi roda empat. Kebanyakan mengarah dari Lumajang ke Probolinggo maupun sebaliknya,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dheta pada Senin (30/12/3024).

- Advertisement -

Salah satu pedagang, Khoirul Anam, mengungkapkan bahwa lapak kios di dalam pasar sebenarnya sudah tersedia. Namun, keterbatasan jumlah lapak membuat sebagian besar pedagang memilih berjualan di pinggir jalan.

“Dari dahulu memang jualannya di sini ya (pinggir jalan), tetapi lapak yang ada di dalam tidak cukup jadi orang-orang berjualan di luar,” katanya.

Keberadaan para pedagang di tepi jalan menjadi dilema tersendiri. Di satu sisi, aktivitas mereka menopang ekonomi lokal. Namun, di sisi lain, keberadaan mereka di badan jalan menjadi salah satu faktor utama kemacetan parah yang merugikan pengguna jalan.

Kemacetan yang terjadi bukan hanya menguras waktu tetapi juga energi para pengguna jalan. Antrean panjang kendaraan yang mengular selama berjam-jam membuat banyak pengemudi dan penumpang mengeluh.

Tidak sedikit yang harus memutar arah mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di sekitar pasar tumpah tersebut.

Meski demikian, petugas mengimbau masyarakat agar tetap bersabar dan mematuhi arahan lalu lintas selama libur Nataru.

Diperkirakan, arus kendaraan akan kembali normal setelah libur Tahun Baru berakhir. Hingga saat ini, petugas terus mengoptimalkan rekayasa lalu lintas untuk meminimalkan dampak kemacetan di kawasan tersebut.

Fenomena pasar tumpah di Lumajang menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah untuk mengelola aktivitas pasar tradisional agar tidak mengganggu jalur transportasi utama.

Solusi jangka panjang seperti penataan ulang pasar dan penertiban pedagang menjadi langkah yang mendesak dilakukan demi kenyamanan semua pihak.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Tegaskan TNI Harus Hadir untuk Rakyat

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki sejarah panjang yang tidak dapat dipisahkan dari rakyat. Sejak masa awal perjuangan mempertahankan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Blak-blakan, Prabowo Akui Punya Darah Indonesia Timur,: Sekali Hatinya Dipegang, Setia Sampai Mati
08:31
Video thumbnail
Momen Prabowo Panggail Gubernur Sherly, Tepuk Tangan Menggema: Pemilu Masih Lama
08:26
Video thumbnail
DPR Soroti Pengelolaan Aset Rampasan: Jangan Sampai Niat Merampas Ujungnya Jadi Ampas
08:47
Video thumbnail
Momen Prabowo Bercanada ke Luhut: Roda Berputar, Saya Sekarang Komandan Beliau
08:43
Video thumbnail
Resmi Ada Aturan Baru Ojol, Tarif hingga Layanan Pengiriman Barang Kini Diatur
12:01
Video thumbnail
DPR Ingatkan Polisi, Jangan Sampai Jadi Korban Perusahaan
09:28
Video thumbnail
Bikin Laporan ke 9 Hakim MK, Pengadu Justru Ditanya Ketua MKMK Status Anda Apa?
09:30
Video thumbnail
Biaya Haji 2027 Makin Ringan, Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Bahas Biaya Haji 2027, Dasco Lempar Candaan: Semua Sepakat Turun, Kecuali Kementerian Haji
09:15
Video thumbnail
Gibran Buka Suara soal Putusan MK #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Kabar Baik, Subsidi Rp3 Juta dari Prabowo Bikin Biaya Haji 2027 Makin Ringan
08:28
Video thumbnail
Momen Tak Terduga, Lampu Ruangan DPR Mati Saat Bahas RUU Perampasan Aset
09:25
Video thumbnail
Momen Zulhas Sebut Charly Van Houten di Acara PAN, Langsung Disambut Sorakan
08:43
Video thumbnail
MKMK Cecar Pengadu Soal Mana Bukti 9 Hakim MK Diiming-imingi Denny Indrayana
08:07
Video thumbnail
Hakim Liliek Dibuat Heran, Pemohon Klaim Kuliah Usai SMP Tanpa Ijazah SMA
08:03
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Rencana Baru, BNN Bakal Berganti Nama #shorts #trending
01:13
Video thumbnail
Prabowo Tegas Berantas Narkotika, Nama BNN Bakal Berganti Jadi BNPN
09:15
Video thumbnail
Satgas PKH Selamatkan Rp52 Triliun, Prabowo Beri Sinyal Kenaikan Pangkat #shorts #trending
01:55
Video thumbnail
Rp52 Triliun Berhasil Diselamatkan, Prabowo Beri Sinyal Kenaikan Pangkat untuk Satgas PKH
10:08
Video thumbnail
Usai Putusan MK, Suhartoyo Tegur Kubu Gibran: Diam Dulu
09:37

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER