JCCNetwork.id-Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Muhamad Tonny Harjono, mengungkapkan bahwa TNI AU akan memperkuat sistem pertahanan udara di Ibu Kota Negara (IKN) dengan mendatangkan rudal pertahanan udara terbaru.
Dalam acara “Kita akan mendapatkan rudal pertahanan udara sebanyak empat batalyon artileri,” kata Tonny dalam acara bertajuk “Sambung Rasa” bersama jajaran pemimpin redaksi di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin.
Batalyon tersebut akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis untuk mendukung pengamanan wilayah udara IKN.
Setiap baterai pertahanan udara terdiri dari dua hingga enam pleton yang dipimpin oleh seorang komandan, dan rudal tersebut akan dilengkapi dengan teknologi deteksi radar serta kemampuan tembak jarak menengah.
Meski begitu, Tonny belum mengungkapkan secara rinci pabrikan dari rudal yang akan digunakan.
“Sistem yang akan diaktifkan dalam waktu dekat ini rudal jarak sedang dan mudah-mudahan akan datang bertahap di 2027,” kata Tonny.
Pembelian rudal ini merupakan bagian dari langkah TNI AU dalam memperkuat keamanan udara IKN.
Sebelumnya, TNI AU telah menggelar latihan besar Angkasa Yudha 2024 dengan simulasi pengamanan IKN, melibatkan seluruh alutsista dan skuadron untuk melaksanakan skenario perang.
Selain itu, simulasi pertahanan siber menggunakan teknologi canggih juga dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman udara.
Dengan berbagai langkah ini, TNI AU memastikan bahwa kawasan IKN akan terlindungi dari potensi ancaman udara dari kekuatan militer lain.



