JCCNetwork.id- Sebanyak 500 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjalani pemeriksaan kesehatan secara bertahap pada Jumat. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendeteksi kondisi kesehatan sekaligus memastikan warga binaan mendapatkan penanganan medis sesuai kebutuhan.
Pemeriksaan menjadi bagian dari kegiatan bakti sosial bertajuk “GOTD Limitless – Love Without Limits” yang digelar sejumlah gereja dan yayasan Kristen yang memberikan pelayanan di lingkungan Lapas Kelas IIA Cibinong.
Dokter yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Yenny Chandrawaty, mengatakan proses pemeriksaan diawali dengan registrasi warga binaan. Setelah itu, mereka menjalani pemeriksaan tekanan darah dan skrining kesehatan untuk mengetahui keluhan maupun indikasi penyakit yang dialami.
“Warga binaan itu kita datang untuk registrasi, kemudian kita tensi, kemudian kita screening,” kata Yenny.
Setelah proses skrining, warga binaan yang memiliki keluhan atau menunjukkan indikasi medis tertentu diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Pemeriksaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan keluhan masing-masing warga binaan.
Apabila diperlukan, warga binaan juga menjalani pemeriksaan laboratorium. Hasil pemeriksaan tersebut kemudian digunakan dokter sebagai salah satu dasar untuk menentukan langkah penanganan, termasuk pemberian obat sesuai kondisi kesehatan.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, Yenny menyebut skabies atau penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau menjadi salah satu keluhan yang cukup banyak ditemukan di kalangan warga binaan.
“Beberapa penyakit yang saya dapati kebanyakan skabies. Mereka harus lanjut menjemur alas tidurnya,” ujarnya.
Temuan tersebut sekaligus menjadi perhatian dalam edukasi kesehatan yang diberikan selama kegiatan. Warga binaan diingatkan untuk menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan tempat tinggal, termasuk memastikan alas tidur rutin dijemur.
Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu mengurangi risiko berkembangnya tungau penyebab skabies serta menjaga kondisi lingkungan hunian tetap bersih dan sehat.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan bakti sosial juga diisi dengan penyuluhan mengenai pola hidup bersih dan sehat. Edukasi diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
Salah satu warga binaan yang mengikuti pemeriksaan tersebut adalah mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Ferdy Sambo.
Ferdy Sambo merupakan terpidana dalam perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Mahkamah Agung melalui putusan kasasi Nomor 813 K/Pid/2023 pada 8 Agustus 2023 menjatuhkan pidana penjara seumur hidup terhadap Ferdy Sambo.
Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut, Yenny mengatakan kondisi gula darah, asam urat, dan kolesterol Ferdy Sambo masih berada dalam kondisi baik. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darahnya sedikit lebih tinggi.
“Kita cek tiga-tiga. Gula darah, asam urat, kolesterol masih bagus. Cuma tensinya agak tinggi,” kata Yenny.
Pemeriksaan terhadap warga binaan dilakukan tidak hanya untuk mengetahui penyakit yang sedang dialami, tetapi juga sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan kesehatan yang berpotensi berkembang selama masa pembinaan.
Melalui pemeriksaan secara berkala, kondisi kesehatan warga binaan dapat dipantau sehingga keluhan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat segera ditindaklanjuti oleh tenaga medis.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi warga binaan untuk memperoleh layanan kesehatan sekaligus mendapatkan pemahaman mengenai pola hidup sehat. Selain pemeriksaan dan pemberian obat berdasarkan kebutuhan medis, mereka mendapat edukasi mengenai kebersihan diri, kebersihan lingkungan, serta kebiasaan sederhana yang dapat membantu mencegah penyakit.
Dalam kesempatan itu, Ferdy Sambo turut menyampaikan pesan mengenai kasih, kepedulian, dan harapan kepada sesama warga binaan. Ia menekankan bahwa setiap orang tetap memiliki nilai kemanusiaan dan kesempatan untuk melakukan perubahan, terlepas dari perjalanan masa lalu maupun kondisi yang tengah dijalani.
Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan sosial yang tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap aspek kemanusiaan dan pembinaan warga binaan.
Dengan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat, kegiatan “GOTD Limitless – Love Without Limits” diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi ratusan warga binaan Lapas Kelas IIA Cibinong.




