JCCNetwork.id- Manchester United (MU) hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu FC Twente dalam matchday pertama fase penyisihan Liga Europa 2024, yang berlangsung di Old Trafford pada Kamis (26/9/2024) dini hari WIB. Keunggulan MU yang diraih melalui gol Christian Eriksen di menit ke-35 terpaksa pupus akibat kelengahan di babak kedua, memberikan Twente kesempatan untuk mencetak gol balasan.
Laga dimulai dengan Twente yang lebih dulu mengancam, namun usaha Sam Lammers pada menit ke-8 masih meleset di sisi kiri gawang. Bart van Rooij sempat menguji kiper MU, Andre Onana, dengan tembakan jarak jauh di menit ke-32, namun Onana dengan sigap menghalau bola.
MU akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-35. Sebuah umpan dari Bruno Fernandes berhasil diterima Diogo Dalot yang berusaha menembus pertahanan Twente. Meskipun bola sempat dihalau oleh Mees Hilgers, Christian Eriksen siap menyambar bola liar dan melepaskan tembakan keras ke sudut kanan gawang, menaklukkan kiper Lars Unnerstall.
Di babak kedua, MU berusaha menggandakan keunggulan, dengan Harry Maguire mendapatkan peluang emas melalui sepak pojok pada menit ke-53, namun tembakannya masih dapat diantisipasi oleh Unnerstall. Usaha Twente untuk menyamakan kedudukan muncul melalui tendangan bebas Sem Steijn di menit ke-59, yang kembali bisa digagalkan Onana.
Akhirnya, menit ke-68 menjadi titik balik bagi Twente. Dalam sebuah serangan balik, Lammers mencuri bola dari Eriksen setelah umpan dari Manuel Ugarte dihalau. Lammers melancarkan tembakan akurat ke sudut kanan gawang MU, yang tidak dapat dihalau oleh Onana, sehingga kedudukan
Menjelang akhir pertandingan, MU kembali berusaha menekan. Joshua Zirkzee mendapat peluang bagus di menit ke-76, namun usahanya digagalkan oleh Unnerstall. Fernandes juga memiliki peluang di menit ke-81, namun tembakannya melebar tipis di sisi kanan gawang.
Dengan hasil ini, kedua tim mengumpulkan satu poin dan membagi perolehan di klasemen grup. MU akan merenungkan kelengahan yang terjadi di babak kedua, sementara Twente menunjukkan ketahanan yang patut diacungi jempol dalam menghadapi salah satu tim besar Eropa.



