10 Tersangka Diamankan Bersama 1,2 Miliar Uang Palsu di Bekasi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan produksi uang palsu dengan nilai total Rp 1,2 miliar. Penggerebekan dilakukan di sebuah kios percetakan di Jalan Ir H Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (6/9/2024). Sebanyak 10 orang tersangka telah diamankan oleh pihak kepolisian dalam operasi tersebut.

Brigjen Helfi Assegaf, Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, membenarkan penggerebekan tersebut. Menurut Helfi, para tersangka telah lama beroperasi dan berhasil memproduksi uang palsu dalam jumlah besar.

- Advertisement -

“Benar, telah dilakukan penangkapan terhadap 10 tersangka,” kata Helfi, Kamis (12/9/2024), mengutip detikcom.

Dari hasil penggerebekan, penyidik berhasil mengamankan 8 tersangka di sebuah hotel di Jalan Diponegoro, Tambun, Bekasi, sementara 2 tersangka lainnya diamankan di lokasi percetakan di Jalan Ir H Juanda, Bekasi.

“Sementara dua tersangka diamankan di percetakan AT di Jalan Ir H Juanda, Bekasi,” katanya.

- Advertisement -

Dalam operasi ini, para tersangka diketahui memiliki peran berbeda. SUR dan TS bertindak sebagai pemilik percetakan sekaligus penerima pesanan produksi uang palsu. SB berperan sebagai karyawan yang bertugas memotong lembaran uang palsu, sedangkan IL, AS, MFA, EM, SUD, dan JR berperan sebagai perantara dalam proses distribusi uang palsu tersebut.

Dari hasil penyidikan awal, polisi menemukan barang bukti berupa uang palsu pecahan Rp 100.000 sebanyak 12.000 lembar. Kombes Andri S, Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri, yang juga terlibat dalam penggerebekan ini, menegaskan bahwa uang palsu tersebut sama sekali tidak memiliki nilai.

“Barang bukti uang rupiah palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 12.000 lembar. Untuk uang palsu tersebut tidak bisa dikonversi ke dalam rupiah karena tidak ada nilainya,” kata Andri.

Lebih lanjut, Andri menambahkan bahwa kios percetakan yang digunakan para tersangka tidak hanya sebagai kedok, melainkan memang difungsikan sebagai tempat produksi uang palsu. Tempat tersebut diduga sudah beroperasi cukup lama sebelum akhirnya berhasil diungkap oleh tim Dittipideksus.

“TKP percetakan tersebut bukan sebagai kedok, tetapi memang digunakan oleh para tersangka untuk melakukan percetakan uang palsu,” imbuhnya.

Saat ini, 10 tersangka tersebut telah diamankan di Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap jaringan peredaran dan motif di balik produksi uang palsu ini. Pihak kepolisian akan terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri apakah ada keterlibatan pihak lain yang turut mendukung produksi maupun distribusi uang palsu tersebut. @⁨rudysamuel⁩

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pasar Baru Disiapkan Jadi Wisata Kuliner 24 Jam

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menyiapkan langkah pengembangan sejumlah kawasan bersejarah menjadi pusat aktivitas ekonomi, pariwisata, dan ruang berkumpul masyarakat. Salah satu...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi #shorts #trending
01:53
Video thumbnail
Sudaryono Geram, Dapur MBG Berdekatan dengan Kandang Babi
08:39
Video thumbnail
65 Juta Anak Muda Nganggur, Erick Thohir Siapkan 300 Ribu Kesempatan Magang
10:06
Video thumbnail
KDM Beri Alarm Ekonomi Hitam Bisa Bikin Rakyat Makin Terhimpit
09:45
Video thumbnail
Wapres Gibran Bertemu Father of Asian EV Asal Magelang, Bahas Masa Depan Mobil Listrik Indonesia
03:01
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ancaman Perpecahan, Masih Ada Kelompok Tak Suka Pancasila #shorts #trending
01:45
Video thumbnail
Prabowo Ingatkan Ada Kelompok Tak Suka Pancasila: Ini Sumber Perpecahan
08:10
Video thumbnail
Tak Main-Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog-Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Tekankan Pemimpin Tak Cukup Pintar, Hati Harus Baik, Jangan Jadi Sumber Penderitaan #shorts
01:59
Video thumbnail
Prabowo: Orang Pintar Berhati Jahat Sangat Berbahaya, Bisa Picu Penderitaan dan Ketidakadilan
10:10
Video thumbnail
Tak Main Main! Amran Tepati Janji, 8 Pejabat Bulog Bapanas Kena Imbas Kasus Beras Oplosan
08:21
Video thumbnail
Kapolri Gandeng Mendes, Berantas Narkoba hingga Tawuran #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Kapolri Suyudi dan Menteri Yandri Siapkan Langkah Berantas Narkoba hingga Tawuran Desa
09:58
Video thumbnail
Momen Kocak Mentan Amran Jadi Mak Comblang, Tanggung Biaya Pernikahan Jika Serius #shorts
01:59
Video thumbnail
Bikin Salah Tingkah, Mentan Amran Jodohkan Peternak Muda dengan Stafnya, Siap Biayai Nikah
08:19
Video thumbnail
Blak-blakan di Depan OJK, KDM Sebut Birokrasi Perbankan Indonesia Rumit #shorts #trending
01:32
Video thumbnail
Depan OJK Dedi Mulyadi Soroti Rumitnya Birokrasi Perbankan Indonesia
08:57
Video thumbnail
Bahlil Ungkap Kecurigaan, LNG Indonesia ke Singapura Diduga Dijual ke Negara Lain #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Bahlil Ungkap Kecurigaan soal LNG Indonesia Dikirim ke Singapura, Diduga Dijual Lagi ke Negara Lain
05:46
Video thumbnail
Prabowo Cairkan Rp3 Miliar untuk Atlet Asian Games Berprestasi
03:56

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER