JCCNetwork.id- Melitha Patricia Sidabutar, sosok yang dikenal melalui karya-karyanya dalam dunia musik, meninggal akibat penyakit jantung yang telah lama dihadapinya. Berita duka itu terdengar menciptakan gelombang kesedihan bagi para penggemar dan kolega seprofesinya.
Rumah Sakit Eka Hospital, Bekasi, menjadi saksi bisu perpisahan terakhir Melitha pada Senin (8/4/2024) pukul 09.59 WIB. Rencananya, perjalanan terakhirnya menuju tanah suci, San Diego Hills, untuk menghadiri pertemuan terakhir dengan Sang Pencipta.
Di tengah duka yang mendalam, pada Kamis (11/4/2024) pukul 10.00 WIB, jenazah Melitha diberangkatkan dari Rumah Duka Carolus, Jakarta Pusat, menuju tempat peristirahatan terakhirnya di San Diego Hills, Karawang. Albert Tanoni, produser label Impact Music Indonesia, yang turut memayungi Melitha, mengkonfirmasi detail pemakaman tersebut.
Sebelum berpulang, rumah duka menjadi tempat persinggahan bagi Melitha. Ibadah penghiburan diadakan oleh Gereja Tiberias Indonesia, memungkinkan keluarga, sahabat, dan penggemar untuk mengucapkan selamat jalan dan mengenang kenangan bersama. Dari momen ibadah penghiburan hingga pelepasan terakhir jenazah, rangkaian acara berlangsung dari tanggal 8 hingga 11 April 2024.
Tak hanya dihadiri oleh keluarga dan sahabat dekat, tetapi juga oleh para penggemar yang tak ingin melewatkan kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah menginspirasi banyak orang melalui karyanya.
Semua yang hadir merasakan kehilangan yang mendalam, tetapi juga diingatkan akan warisan Melitha yang akan terus hidup melalui musiknya yang abadi.



