Tragedi Kanjuruhan Masih Menyisakan Ketidakpuasan Bagi Warga Malang

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid, kembali menyoroti tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang yang masih menyisakan ketidakpuasan. Meskipun pemerintah menganggap masalahnya telah selesai, namun bagi mereka di Malang, penyelesaiannya belum tercapai karena masih ada hak-hak korban yang belum terpenuhi.

“Namun sayang tragedi Kanjuruhan belum selesai, masalahnya sama pemerintah dianggap selesai tapi kami yang di Malang anggap belum ada penyelesaian karena tidak semua hak hak korban terpenuhi,” kata Habib Syakur dalam Podcast JCCNetwork.

- Advertisement -

Habib Syakur menegaskan bahwa pernyataannya didasarkan pada fakta, dan ia siap memberikan data-data bagi siapapun yang ingin menyalahkannya.

“Ini saya bicara berdasarkan kenyataan, kalau ada yang mau permasalahkan ini,” ucapnya.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang terjadi pasca-pertandingan Arema FC vs Persebaya pada hari Sabtu (1/10/2022). Diketahui, insiden tersebut menyebabkan banyak korban meninggal dunia.

- Advertisement -

Insiden fatal itu terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa saat setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1. Kekalahan 2-3 Arema dari Persebaya membuat sekumpulan penonton menyemut ke dalam lapangan hijau.

Situasi semakin tak terkendali ketika aparat kepolisian menembakan gas air mata ke arah tribun penonton. Akses stadion yang tak mampu menampung ribuan orang dalam waktu bersamaan membuat penonton terjebak di ambang pintu keluar arena.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Operasi Ikan Sapu-Sapu Diperluas, Pemprov Cari Solusi Dimanfaatkan Jadi Arang 

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji pemanfaatan ikan sapu-sapu yang saat ini menjadi sasaran program pemberantasan, dengan membuka opsi pengolahan limbah menjadi produk...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER