JCCNetwork.id- Pertandingan sengit antara Liverpool dan Manchester United berakhir tanpa gol, meninggalkan Jurgen Klopp kecewa dengan hasil imbang 0-0. Meski Liverpool mendominasi dengan 69% penguasaan bola dan 34 tembakan, Klopp menyayangkan peluang yang tidak berbuah gol.
“Ketika Anda memiliki jumlah penyelesaian sebanyak ini, Anda seharusnya bisa mencetak lebih banyak lagi yang tepat sasaran, itu adalah poin lain yang jelas tidak bagus. Dan golnya, jika kami bisa mencetak gol kapan saja, itu akan mengubah segalanya karena mereka jelas tidak ada di sini untuk kalah dan mereka sangat menginginkan hasil,” ucap Klopp.
Hasil ini membuat Liverpool turun ke posisi kedua sementara Liga Inggris, satu poin di belakang Arsenal.
Di sisi lain, pelatih MU Erik ten Hag mengungkapkan kunci keberhasilan timnya. Meski mengalami kekalahan 0-7 musim lalu, Ten Hag memberi motivasi bahwa Liverpool bisa dikalahkan, dibuktikan dengan dua kemenangan sebelumnya.
“Kami sudah menyebutkannya, tetapi saya katakan kepada mereka bahwa tahun lalu kami bermain melawan mereka tiga kali. Kami kalah satu kali tetapi kami mengalahkan mereka dua kali,” ucap Ten Hag.
“Kami mampu mengalahkan Liverpool. Saya pikir kami membuktikan hari ini kami mampu. Jadi jika kami menghadirkan hal ini di setiap pertandingan, maka pertama-tama kami adalah tim yang sulit dikalahkan, dan kemudian dari titik itu kami bisa maju dan memenangkan pertandingan. Dan juga pertandingan besar,” tambahnya.
Pujiannya tak terelakkan pada lini pertahanan, khususnya duet Varane dan Evans yang membuat 13 blok dari 34 tembakan Liverpool. Meski bermain di Anfield yang pernah menjadi saksi pesta gol Liverpool, Setan Merah berhasil meraih satu poin dengan pertahanan kokoh. Duel sengit ini menegaskan bahwa pertandingan besar selalu menyimpan kejutan dan ketegangan hingga peluit akhir.



