JCCNetwork.id– Bayern Munich sempat meminati kemampuan Declan Rice yang menggoda. Pelatih mereka, Thomas Tuchel, melihatnya sebagai motor di lini tengah yang dibutuhkan.
Klub raksasa Bundesliga ini pun berusaha merekrut Rice dari West Ham United, tetapi angan-angan itu tertimpa batu sandungan sebab harga yang dipatok sangat tinggi.
Bos Bayern Munich Herbert Hainer, mengakui hal itu dengan merasa bahwa £100 juta lebih untuk Rice terlalu berat bagi klubnya.
Declan Rice, yang akhirnya bergabung ke Arsenal dengan biaya mencapai 1,7 triliun rupiah, menjadikan dirinya pemain termahal sepanjang sejarah klub asal London Utara tersebut.
Bayern Munich pun harus mengakui bahwa kesepakatan mendatangkan Rice bukanlah opsi yang bisa mereka kejar.
Meskipun Bayern harus menyerah dalam perburuan Declan Rice, klub tangguh Bundesliga ini masih bersemangat memperkuat lini tengah .
“Dengan kesepakatan Declan Rice, mengingat kemampuan finansial kami, kami harus menetapkan prioritas lain. Ini semua demi klub. Itu sebabnya Anda harus mengambil keputusan demi kepentingan klub,” ungkap bos Bayern Munich itu.























