Misi Framing KKB di Papua Terkuak

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan dua orang tewas dari tujuh korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata adalah warga sipil, bukan anggota kepolisian. Hal ini ditekankan guna membantah framing dari Juru Bicara Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Sebby Sambom, mengklaim bahwa dua korban adalah anggota Polri.

“Dapat kami pastikan bahwa dari 7 korban serangan, 2 yang tewas adalah masyarakat sipil dan bukan anggota kepolisian,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangannya, dikutip.

- Advertisement -

Benny menyatakan pihak polisi sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden ini dan berusaha menangkap para pelaku penyerangan.

“Hal ini telah kami lakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap para pelaku kejadian tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, pada Minggu (27/8), tujuh warga sipil menjadi korban serangan OTK di Kampung Kawe, Lokasi Minning Dokter 36, Kabupaten Pegunungan Bintang. Dua orang tewas dalam serangan itu, yaitu LK (33) dan JU (41), sedangkan lima lainnya mengalami luka serius, yaitu OB (45), JM (49), JFB (21), AL (29), dan R (56).

- Advertisement -

Menurut Benny, lima korban yang mengalami luka serius telah dievakuasi ke Kabupaten Boven Digoel untuk mendapatkan perawatan medis. Satu korban tewas, yaitu LK, telah diterbangkan ke Sulawesi Utara untuk dimakamkan, sementara korban JU dimakamkan di Pemakaman Umum Bosowa Lama, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BI Naikkan Insentif Likuiditas Jadi 6 Persen

JCCNetwork.id- Bank Indonesia (BI) kembali memperkuat kebijakan makroprudensial untuk mendorong penyaluran kredit perbankan ke sektor-sektor yang dinilai memiliki peran penting terhadap pertumbuhan ekonomi nasional....

Polisi Usut Dugaan Pemerkosaan

Studio Eks MNC TV Terbakar

Tiger Woods Kehilangan SIM 5 Tahun

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER