JCCNetwork.id – Dalam persiapan jelang Pemilihan Presiden 2024, sekitar 200-an kiai dan gus dari Jawa Timur mengusulkan lima nama bakal calon wakil presiden (Cawapres) RI kepada bakal Calon Presiden (Capers) Anies Baswedan. Proses ini menggambarkan suatu tindakan penting dalam memilih pasangan yang ideal bagi Anies dalam perhelatan politik mendatang.
“Setelah kami tabayyun dan melihat secara langsung haliyah Pak Anies, kami yakin bahwa Pak Anies ini memang seorang dengan amaliyah ahlusunnah waljamaah atau aswaja. Anies itu minna,” kata K.H. Nasirul Mahasin Nursalim melansir Antaranews.
Pernyataan tersebut muncul sebagai bagian dari empat butir hasil dari musyawarah dalam acara Tirakat untuk Keselamatan Umat dan Bangsa. Risalah Sidoresmo yang berisi butir-butir tersebut secara resmi diserahkan kepada Anies Baswedan oleh K.H. Mas Mansur Tholhah.
Gus Mahasin, yang memimpin diskusi tersebut, menyampaikan rekomendasi lima nama calon wakil presiden yang berasal dari kalangan Nahdliyin. Nama-nama tersebut adalah Yenni Wahid, Gus Muhaimin Iskandar, Khofifah Indar Parawansa, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Mahfud MD.
“Dari semua calon, hanya Pak Anies Baswedan yang memiliki bukti nyata dalam dunia pendidikan. Jadi, kami para kiai ini lebih mempercayai Pak Anies untuk kami titipi santri-santri kami dan pesantren agar mereka menjadi lebih cerdas dan sejahtera,” kata Gus Mahasin.
Tanggapan Anies Baswedan atas usulan ini adalah ungkapan rasa terima kasih kepada kiai dan gus yang telah mengambil bagian dalam proses ini. Anies menegaskan komitmennya dalam meningkatkan perhatian terhadap dunia santri dan pesantren.
“Pesantren ini sudah ratusan tahun berdiri sejak sebelum Indonesia merdeka. Karena itu, pemerintah harus memberikan keberpihakan secara konkret kepada santri dan pesantren,” ucapnya.



