Musni Umar Apresiasi Polri Presisi: Masyarakat Mencintai Polri

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Sosiolog sekaligus mantan Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Prof Musni Umar mengapresiasi Polri Presisi dibawah komando Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurutnya, Polri Presisi menjadi cara yang paling efektif sebagai langkah perbaikan citra Polri yang sempat terlihat kurang baik dimata masyarakat dengan banyaknya dinamika hukum.

- Advertisement -

“Jadi gini, itu upaya yang dilakukan Polisi di dalam rangka membangun citra di tengah-tengah masyarakat,” kata Musni Umar dalam keterangannya yang dikutip JCCNetwork.id, Jumat (21/7).

Dengan upaya penciptakan Polri yang Presisi tersebut, Musni Umar turut mengajak masyarakat memberikan apresiasi jika Polri berkeinginan untuk melakukan perbaikan di institusi Bhayangkara tersebut.

“Jadi kita apresiasi usaha-usaha yang dilakukan. Karena terus terang saja, upaya yang dilakukan itu akan sukses mana kala mendapatkan dukungan dari masyarakat,” ajaknya.

- Advertisement -

Pasalnya, dukungan masyarakat menjadi sesuatu yang sangat penting sekaligus menjadi support system untuk Polri dalam melakukan pembenahan dengan baik.

“Dukungan masyarakat ini sangat diperlukan, oleh karena itu Polri mengatakan Polri Presisi. Jadi itu yang harus digaungkan bahwa polisi itu tanggap, polisi itu responsif, segala macam hal yang baik itu,” terangnya.

“Harapan (Polri Presisi) itu harus dilakukan dengan sebaik-baiknya, agar masyarakat ini semakin mencintai Polri. Kalau di masyarakat mencintai Polri, maka otomatis Polri ini bisa melakukan banyak hal, karena masyarakat akan menjadi mata-mata bagi polisi, jadi kalau ada apa-apa oh ini dilaporkan ke polisi,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Jaksa Tolak Pledoi Nadiem di Sidang Korupsi Laptop

JCCNetwork.id- Proses persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berlanjut. Dalam sidang yang digelar di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER