Perkuat Lini Bertahan, PSS Sleman Rekrut Abduh Lestaluhu & Leonard Tupamahu

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Sejumlah klub papan atas Indonesia gencar menggaet pemain asing guna perkuat jantung pertahanan. Tapi itu tidak berlaku bagi PSS Sleman. Super Elang Jawa lebih memilih mengontrak pesepakbola tanah air yaitu Abduh Lestaluhu dan Leonard Tupamahu.

Abduh Lestaluhu diboyong PSS Sleman dari Persis Solo. Pemain yang berposisi bek kiri itu akhirnya telah memastikan langkahnya akan ke mana musim ini.

- Advertisement -

Sedangkan Leonard Tupamahu digaet Super Elang Jawa dari dari Bali United. Leo merupakan pemain yang kaya akan pengalaman di Liga Indonesia. Bersama Bali United Leo terbilang cukup impresif dan konsisten dalam menjalani laga.

Kedatangan Leonard dan Abduh diyakini untuk menutupi kekurangan lini pertahanan Super Elang Jawa.

Abduh mengaku sangat gembira bisa berseragam PSS. Ia sudah lama menantikan kesempatan untuk bermain di klub yang bermarkas di Daerah Istimewa Yogyakarta ini.

- Advertisement -

“Saya merasa sangat senang akhirnya bisa bergabung dengan PSS. Musim 2021 saya hampir memperkuat PSS, alhamdulillah ternyata memang jodoh tidak akan kemana. Akhirnya, saya bisa memperkuat PSS di musim 2023 ini,” kata Abduh.

“Saya sangat tertarik memperkuat PSS karena basis suporter yang luar biasa. Selain itu, saya juga suka dengan Sleman. Dua hal ini yang menjadi daya tarik buat saya untuk memperkuat PSS,” ucap Abduh.

Sementara itu, Leonard akan tampil kompetitif dengan mengeluarkan kemampuan maksimalnya untuk membantu PSS di Liga 1 2023/24.

“Pastinya saya merasa senang dan bangga bisa bergabung bersama tim PSS. Saya tahu PSS punya tim yang bagus dan juga punya basis suporter yang cukup kuat. Saya pikir ini suatu kebanggaan buat saya untuk bisa bergabung bersama tim PSS ini,” ujar Leonard.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

1.084 SPPG Beroperasi, Program MBG di Banten Meluas

JCCNetwork.id-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten terus mengalami peningkatan capaian. Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan sekitar 2,9 juta warga telah menjadi penerima manfaat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER