JCCNetwork.id- Kampung Matematika dan Madrasah Tahfizh An Nashr di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah menjadi ruang perjumpaan budaya internasional pada Oktober Minggu lalu.
Sebanyak 23 negara yang menjadi bagian dari delegasi International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2026 berkunjung ke Kampung Matematika An Nashr. Para tamu yang hadir terdiri dari pendamping dan orang tua peserta IMSO.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian IMSO 2026 yang berlangsung di Indonesia pada Oktober Minggu lalu. IMSO merupakan kompetisi internasional bidang matematika dan sains untuk tingkat sekolah dasar yang diikuti peserta dari berbagai negara.
Dari Pencak Silat hingga Permainan Tradisional
Suasana kunjungan semakin meriah ketika para tamu menyaksikan penampilan murid Madrasah Tahfizh An Nashr dari jenjang RA, MI, dan MTs.
Berbagai kesenian dan kegiatan diperkenalkan, mulai dari pencak silat, pramuka hingga tarian daerah. Para delegasi juga diperkenalkan dengan pakaian adat, makanan tradisional serta beragam permainan khas Indonesia.
Tidak hanya menjadi penonton, para tamu turut diajak mencoba permainan tradisional seperti enggrang, congklak, bakiak, permainan tali dan ampar-ampar pisang.
Kampung Matematika An Nashr juga memperkenalkan permainan edukatif yang menjadi ciri khasnya, seperti labirin, tik tak tuk dan permainan logika.
Interaksi tersebut membuat suasana kunjungan berlangsung lebih cair. Para delegasi dari berbagai negara terlihat antusias mengikuti permainan dan berinteraksi dengan anak-anak.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan jamuan makanan dan minuman tradisional Indonesia. Para tamu mencicipi es cendol dawet ireng, es pisang ijo, kopi teko, kue cincin, awug, putri noong, tahu, tempe, kukuluban serta berbagai kudapan tradisional lainnya.
Antusiasme para tamu terlihat dari respons positif terhadap rangkaian kegiatan. Mereka mengaku menikmati makanan yang disajikan, terkesan dengan penampilan anak-anak serta merasa permainan tradisional yang diperkenalkan menarik dan menyenangkan.

Jadi Bagian dari IMSO 2026 di Indonesia
Ketua Yayasan An Nashr Parung, Ust. Salim, S.Sos.I., menyampaikan rasa syukur atas kunjungan delegasi IMSO tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Klinik Pendidikan MIPA (KPM) yang telah memberikan kesempatan kepada Kampung Matematika An Nashr untuk menjadi bagian dari rangkaian IMSO 2026.
“Suatu kehormatan dan kebanggaan luar biasa bagi kami dapat menjadi bagian dari sejarah besar ini. Kunjungan ini sebagai wahana silaturahmi, pertukaran budaya, serta pemupukan persahabatan antarnegara. Kami berharap acara silaturahmi ini menginspirasi para santri untuk lebih luas wawasan dan pergaulan,” ujar Salim.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, KH. Raden Enjat Mujiat, S.Ag., M.H., turut menyambut kedatangan para delegasi.
Ia memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang memiliki keragaman budaya, tradisi dan bahasa, sekaligus mengajak para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat penuh rasa persaudaraan.
Apresiasi juga disampaikan Camat Parung atas terselenggaranya kunjungan delegasi IMSO ke wilayah tersebut. Ia berharap pengalaman para tamu selama berada di Kampung Matematika An Nashr dapat meninggalkan kesan positif.
Delegasi yang hadir berasal dari Singapura, Vietnam, Amerika Serikat, India, Bulgaria, Mongolia, Tajikistan, Botswana, Filipina, Thailand, Sri Lanka, Kazakhstan, Maroko, Ghana, Hong Kong, Indonesia, Bangladesh, Nepal, Laos, Tiongkok, Uzbekistan, Malaysia, dan Afrika Selatan.
Kunjungan tersebut menunjukkan bahwa kompetisi matematika dan sains tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan akademik. Pertemuan para delegasi juga dapat menjadi ruang untuk mengenalkan budaya Indonesia sekaligus membangun persahabatan lintas negara.
Bagi para murid An Nashr, kehadiran delegasi dari 23 negara juga menjadi pengalaman langsung untuk melihat bahwa dunia pendidikan dapat membuka kesempatan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
























