Konsep Tuhan Dalam Spritual Jawa Itu Unik dan Khas

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Catatan : KP Norman Hadinegoro

Berbeda dengan konsep Tuhan dalam budaya bangsa lain (USA…, Timur Tengah…, Eropa…, dan lain-lain)….; yang sering memberikan gambaran Tuhan dengan sifat manusia seperti….: senang…, marah…, cemburu…, menghukum…, dan lain sebagainya.

- Advertisement -

Spiritualitas Jawa tidak pernah menggambarkan Tuhan dengan konsep sebagai personal…, atau sosok hebat di atas langit yang bebas melakukan apa saja terhadap manusia….; seperti menguji…, memerintah…, melarang…, menghukum…., atau memberikan hadiah dengan berbagai atribut serta perilaku manusia yang lainnya.

Dalam spiritualitas Jawa…; sosok Tuhan sering disebut dengan istilah Hurip (Hidup)…, atau Sang Hyang Hurip/Yang Maha Hidup.

Konsep ini bersifat abstrak dan universal…, daripada konsep tentang Tuhan sebagai sosok yang bersifat anthropomorfis tadi.

- Advertisement -

Itulah sebabnya…; dalam spiritualitas Jawa tidak ada istilah menyenangkan Tuhan…, memperjuangkan Tuhan…, membela Tuhan…, ataupun bahkan berperang atas nama Tuhan…; karena Tuhan dipahami sebagai Sumber…, Dasar…, dan Tujuan dari segala sesuatu…, kekuatan kehidupan itu sendiri (Sangkan Paraning Dumadi).

Dengan demikian…; spiritualitas Jawa dapat menghargai dan hidup harmonis selaras dengan keyakinan dan kepercayaan lain…., karena menganggap semua itu berasal dari Tuhan.

Dengan demikian…, tidak ada persaingan untuk menunjukkan atau berebut mengenai Tuhan ini milik siapa yang lebih benar…, karena semuanya toh juga berasal dan akan kembali kepada Tuhan juga…., tanpa ada pembedaan dan diskriminasi sedikitpun.

Itu sebabya juga dulu orang Jawa bisa menerima dan mempersilahkan agama dari bangsa-bangsa asing untuk bisa masuk…, hidup…, dan berkembang di tanah Jawa…; meskipun pada akhirnya tidak sedikit dari mereka yang kemudian berkembang menjadi arogan…, ekspansif…, dan bahkan ingin menghilangkan serta mengusir sang tuan rumah dari tanahnya sendiri.

Spiritualitas Jawa….; tidak pernah bicara tentang usaha untuk mendominasi…., menguasai…, dan mengatur seluruh dunia ke dalam satu sistem yang seragam dan sama.

Spiritualitas Jawa menghargai keragaman dan perbedaan secara sebenarnya…, bukan basa basi di mulut saja.

Dan karena sifatnya yang demikian…, maka spiritualitas Jawa juga tidak sibuk mengatur tentang perilaku manusia…, melainkan sekedar berusaha membangkitkan kesadaran manusia…; agar dengan kesadaran diri itu manusia bisa mengatur dirinya sendiri dengan lebih baik.

Spiritualitas Jawa juga tidak menciptakan doktrin yang kaku dan tidak boleh diubah…, karena menyadari bahwa pengertian manusia akan terus berkembang dan berubah sesuai dengan perkembangan tingkat kesadarannya seiring waktu.

Spiritualitas Jawa…, juga tidak menciptakan sistem dan lembaga yang cenderung akan menciptakan penjara baru bagi umat manusia.

Spiritualitas Jawa tidak menciptakan dokumentasi yang mati dan kaku…, karena menyadari bahwa kitab sejati letaknya ada di hati nurani dan sanubari manusia yang terdalam.

Dan disitulah manusia akan bisa memahami Tuhan yang sejati…, bukan Tuhan yang sekedar sebagai “berhala mental” saja.

Spiritualitas Jawa juga tidak menciptakan teror…, menakut-nakuti…, maupun ancaman…, juga tidak ingin menciptakan perbudakan terhadap manusia berdasarkan ancaman dan rasa takut.

Di spiritualitas Jawa hanya ada welas asih…; karena welas asih adalah sifat dan hakikat Tuhan yang sejati.

Semoga budaya yang begitu luhur dan indah dari leluhur tanah Jawa ini…, tidak dilupakan begitu saja oleh anak cucunya sendiri.

Salam Waras
🙏🏻👍
Rahayu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Amran Soroti Harga Ayam dan Telur yang Jomplang

JCCNetwork.id– Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti kesenjangan harga ayam dan telur di tingkat peternak dengan harga jual kepada konsumen.Meski harga di tingkat produsen...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Detik Detik Febrie Pertanyakan Dasar Tuduhan terhadap Dirinya
10:34
Video thumbnail
Detik-Detik Febrie Adriansyah Pertanyakan Jaksa, Apa Dasar Tuduhan terhadap Dirinya? #shorts
01:01
Video thumbnail
Aji Cahyono Jadi Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Tapi Belum Ditahan? #shorts
02:22
Video thumbnail
Dulu di Puncak Kejaksaan, Kini Hadapi Dakwaan TPPU, Febrie: Saya Tak Pernah Minta Jabatan
08:44
Video thumbnail
KDM Ungkap Pengalaman Diteror, Rumdin Dilempari hingga Dikejar 25 Orang Berpedang #shorts #trending
01:10
Video thumbnail
KDM Bikin Ngakak, Tak Sebut Ulang Hadirin, Takut Semua Jadi Menteri
08:32
Video thumbnail
Kelakar Bahlil di Trade Expo 2026, Bacakan Sambutan Prabowo Tak Boleh Kurang atau Lebih
09:44
Video thumbnail
Blak-blakan Mentan Amran Puji Tito Karnavian, Noordin M Top Saja Bisa Diselesaikan #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Di Hadapan Hakim, Febrie Tegaskan Pemberantasan Korupsi Adalah Pengabdian
35:35
Video thumbnail
Mentan Amran Puji Tito Karnavian: Noordin M Top Saja Bisa Diselesaikan, Apalagi Mafia Kecil
08:32
Video thumbnail
Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berlanjut, Aji Cahyono Jadi Tersangka #shorts #trending
02:22
Video thumbnail
KDM Ungkap Pengalaman Diteror, Rumdin Dilempari hingga Dikejar 25 Orang Berpedang
08:55
Video thumbnail
Lawan Karhutla, Prabowo Kucurkan Rp2 Miliar untuk 200 Titik Bor #shorts #trending
01:56
Video thumbnail
Lawan Karhutla, Prabowo Kucurkan Rp2 Miliar untuk 200 Titik Bor
08:46
Video thumbnail
SBY: Gagal Bertransformasi, Indonesia Emas 2045 Bisa Menjadi Ilusi #shorts #trending
01:43
Video thumbnail
SBY: Gagal Bertransformasi, Indonesia Emas 2045 Bisa Menjadi Ilusi
08:44
Video thumbnail
Kondisi Udara di Palangka Raya Mengkhawatirkan #shorts #trending
00:43
Video thumbnail
Yusril Buka Suara soal Zakat dan Pajak, Peringatkan Dampak Jika Negara Terlalu Jauh Ikut Campur
15:45
Video thumbnail
Menlu Arrmanatha Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Palestina Tak Pernah Berubah #shorts #trending
01:14
Video thumbnail
Gibran Dorong Pariwisata Indonesia Naik Kelas Lewat Teknologi dan Inovasi #shorts #trending
01:29

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER