Gempa M5,0 Guncang Timur Laut Melonguane Pagi Ini

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah timur laut Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi (12/3/2026). Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.06 WIB dan tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan analisis awal BMKG, gempa memiliki kekuatan magnitudo 5,0 dengan pusat gempa berada di laut sekitar 505 kilometer timur laut Melonguane. Episenter gempa tercatat pada koordinat 8,55 Lintang Utara dan 126,73 Bujur Timur.

- Advertisement -

“Gempa Mag:5.0, 12-Mar-2026 07:06:37WIB, Lok:8.55LU, 126.73BT (505 km TimurLaut MELONGUANE-SULUT), Kedlmn:65 Km,” tulis akun X @infoBMKG dikutip Kamis (12/3/2026).

Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui akun media sosial resminya di platform X. Dalam unggahannya, BMKG mencatat bahwa gempa terjadi pada pukul 07.06.37 WIB dengan kedalaman sekitar 65 kilometer.

Lokasi pusat gempa yang berada cukup jauh dari daratan membuat getarannya tidak dilaporkan berdampak signifikan di wilayah permukiman. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

- Advertisement -

Meski demikian, BMKG tetap mengingatkan masyarakat, khususnya yang berada di kawasan sekitar Kepulauan Talaud dan wilayah pesisir, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

BMKG juga menegaskan bahwa data yang disampaikan merupakan hasil analisis sementara yang dapat berubah seiring dengan proses pemutakhiran data seismik. Informasi awal gempa biasanya dipublikasikan secepat mungkin guna memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.

Lembaga tersebut menambahkan bahwa pembaruan informasi akan terus dilakukan apabila terdapat perubahan parameter gempa atau laporan dampak dari daerah terdampak.

Sementara itu, masyarakat diimbau tetap tenang serta tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. BMKG meminta warga mengikuti perkembangan informasi resmi melalui kanal komunikasi lembaga tersebut.

Dengan kondisi pusat gempa yang berada di laut dan cukup jauh dari permukiman, situasi di wilayah sekitar Melonguane dilaporkan tetap kondusif hingga pagi hari setelah kejadian. Petugas setempat masih melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan dari gempa tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Skincare Bermerkuri Masih Dijual Bebas, Pemohon Merasa Dirugikan Gugat ke MK

JCCNetwork.id- Seorang pemohon bernama Bernita Matondang mengajukan permohonan uji materi ke Mahkamah Konstitusi terhadap Pasal 30 ayat (2), ayat (4), dan ayat (5) dalam...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER