Aktivitas Meningkat, Status Gunung Tambora Naik ke Level Waspada

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aktivitas vulkanik Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menunjukkan peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut membuat Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan menaikkan status gunung api tersebut dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) mulai Selasa (10/3/2026) pukul 10.00 Wita.

Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah (BPGMGT) Nusa Tenggara, Zakarias Dedu Ghele Raja, menjelaskan peningkatan status tersebut merupakan hasil analisis data pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan adanya kenaikan aktivitas kegempaan vulkanik.

- Advertisement -

Menurutnya, lonjakan aktivitas seismik terutama berkaitan dengan pergerakan magma dari kedalaman menuju kantong magma di bawah tubuh Gunung Tambora. Proses tersebut tercermin dari peningkatan signifikan jumlah gempa vulkanik yang tercatat dalam beberapa bulan terakhir.

“Terutama ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah kejadian kegempaan yang berasosiasi dengan pergerakan magma dari kedalaman menuju kantong magma di bawah tubuh Gunung Tambora,” kata Zakarias melalui pesan singkat, di Dompu, Selasa, 10 Maret 2026, melansir Antara.

Berdasarkan data pemantauan, sepanjang Januari 2026 tercatat sebanyak 267 kejadian gempa vulkanik dalam. Angka tersebut kemudian meningkat cukup tajam pada Februari 2026 menjadi 453 kejadian. Kondisi ini mengindikasikan meningkatnya tekanan fluida magmatik serta adanya suplai magma dari kedalaman yang bergerak menuju sistem magma yang lebih dangkal di bawah gunung api tersebut.

- Advertisement -

Selain itu, aktivitas kegempaan selama periode 1 hingga 9 Maret 2026 juga masih tergolong tinggi. Dalam kurun waktu tersebut, tercatat sembilan kali gempa guguran, 88 gempa vulkanik dalam, 40 gempa tektonik lokal, serta 24 gempa tektonik jauh.

“Dominasi gempa vulkanik dalam menunjukkan proses dinamika magmatik di bawah tubuh gunung api masih berlangsung dan berpotensi memicu peningkatan aktivitas pada periode selanjutnya,” kata Zakarias.

Zakarias menuturkan dominasi gempa vulkanik dalam menjadi indikator bahwa dinamika pergerakan magma di bawah tubuh Gunung Tambora masih berlangsung. Kondisi tersebut berpotensi memicu peningkatan aktivitas vulkanik pada periode berikutnya jika tekanan magma terus bertambah.

Seiring dengan peningkatan status tersebut, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gunung maupun wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga dan pengunjung diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas Gunung Tambora.

Selain itu, pengunjung juga dilarang turun ke dasar kaldera serta tidak mendekati kerucut parasit Doro Afi Toi dan Doro Afi Bou. Area lubang-lubang gas yang berada di dasar kaldera juga diminta untuk dihindari karena berpotensi membahayakan keselamatan.

Badan Geologi juga mengingatkan potensi bahaya lain berupa guguran atau longsoran batuan dari tebing dan dinding kaldera yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat ketidakstabilan lereng.

Pemerintah daerah bersama masyarakat di sekitar kawasan gunung diminta terus memantau perkembangan informasi resmi terkait aktivitas Gunung Tambora melalui Pos Pengamatan Gunung Api Tambora di Desa Doro Peti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, maupun melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Otoritas berharap masyarakat tetap tenang namun waspada serta mengikuti setiap rekomendasi yang dikeluarkan oleh lembaga pemantau guna mengurangi potensi risiko bencana vulkanik di wilayah tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Warganet Keluhkan Konten Karhutla, Meutya Minta Platform Buka Algoritma

JCCNetwork.id- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membantah pemerintah meminta perusahaan platform media sosial menghapus unggahan masyarakat yang membahas kebakaran hutan dan lahan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Momen Prabowo Puji Mentan Amran, Produksi Pangan Digenjot Tanpa Buka Hutan Primer
08:26
Video thumbnail
Prabowo Luruskan Soal BBM Bali, Bukan Stok Habis tapi Distribusi Terlambat #shorts #trending
00:41
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Antrean BBM di Bali Bukan Langka, tapi Distribusi Terlambat
08:02
Video thumbnail
Prabowo Dengar Langsung, Bahlil Ungkap Penyebab BBM Bali Sempat Langka
08:23
Video thumbnail
Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak hingga Dipecat #shorts #trending
01:03
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak, Pecat sampai Bersih
08:02
Video thumbnail
Pedas! KDM Soroti Bekasi, Duit Banyak tapi Lingkungan Masih Berantakan
09:07
Video thumbnail
Momen Dedi Mulyadi Pimpin Langsung Pelantikan Bupati Bekasi
08:32
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo: Bunga Pinjol Buat Hidup Rakyat Mengenaskan #shorts #trending
02:03
Video thumbnail
TR Buat Bapak Presiden Prabowo Banyak Rakyat Terjerat Pinjol Gegara Nganggur
06:06
Video thumbnail
Negara Asing Olok-Olok RI soal Karhutla, Begini Respons Prabowo #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
TR untuk Prabowo-Gibran Rakyat Beri Waktu 1 Tahun, Buktikan Perubahan Nyata #shorts #trending
01:09
Video thumbnail
Titipan Rakyat untuk Prabowo-Gibran, Dekat Istana Rakyat Terpaksa Pinjol Cuma untuk Makan #shorts
01:31
Video thumbnail
Negara Asing Olok-Olok RI soal Karhutla, Prabowo Sentil Balik: Perusahaan Mereka Ikut Terlibat
08:59
Video thumbnail
Reaksi Prabowo saat Dapat Kode dari Teddy, Gue Presiden Ted #shorts #trending
01:38
Video thumbnail
Dapat Kode dari Seskab Teddy, Prabowo Langsung Berkelakar: Letkol Ngatur Presiden
10:44
Video thumbnail
Tak Pandang Perusahaan Asing, Prabowo Dukung Pencabutan Izin Jika Terbukti Terlibat Karhutla #shorts
01:25
Video thumbnail
Prabowo Tegas, Dukung Pencabutan Izin Perusahaan Asing Terbukti Terlibat Karhutla
08:48
Video thumbnail
Momen Sherly Tjoanda Jadi Sorotan di Tengah Gubernur dan Wali Kota
09:06
Video thumbnail
Rp1,28 Triliun Disiapkan Pemerintah, Prabowo Bidik 25 Juta Warga untuk Program Rekening Baru
09:03

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER