Modus Cukai Palsu Rugikan Negara, KPK Kembangkan Kasus Suap di Bea Cukai

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik “permainan” cukai di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Modus yang ditemukan meliputi manipulasi pita cukai rokok hingga dugaan pemalsuan cukai, yang berdampak pada maraknya peredaran rokok ilegal di masyarakat.

- Advertisement -

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan praktik tersebut berkaitan langsung dengan penyimpangan dalam pengenaan tarif cukai rokok.

“Terkait dengan cukai rokok, salah satunya benar ada. Ada yang memang cukainya palsu atau dipalsukan. Ada juga modusnya menggunakan cukai yang tidak seharusnya,” ujar Asep di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/2).

Asep menjelaskan, rokok memiliki jenis produksi berbeda yang menentukan besaran tarif cukai, yakni rokok produksi mesin dan rokok produksi tangan.

- Advertisement -

Namun dalam praktiknya, perusahaan diduga membeli pita cukai dengan tarif lebih rendah dalam jumlah besar dengan bantuan oknum di DJBC. Pita cukai murah tersebut kemudian dilekatkan pada produk rokok yang seharusnya dikenai tarif lebih tinggi.

Akibat praktik tersebut, negara diduga mengalami kerugian karena penerimaan cukai tidak sesuai ketentuan. KPK menilai penyimpangan di sektor bea dan cukai berdampak serius, mengingat sektor ini merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang vital dan berperan penting dalam pembiayaan pembangunan nasional.

Kasus ini terungkap dari pengembangan perkara dugaan suap importasi dan gratifikasi di DJBC dengan tersangka baru, Budiman Bayu Prasojo.

Dalam perkara tersebut, KPK juga menduga uang hasil praktik ilegal dikelola oleh pegawai DJBC bernama Salisa Asmoaji atas perintah Budiman dan Sisprian Subiaksono.

Uang tersebut disebut disimpan di sebuah apartemen yang dijadikan safe house di Jakarta Pusat sejak pertengahan 2024, sebelum kemudian dipindahkan ke lokasi lain di Ciputat, Tangerang Selatan.

Dari penggeledahan di lokasi tersebut, penyidik menyita lima koper berisi uang tunai dalam berbagai mata uang dengan total nilai lebih dari Rp5,19 miliar.

Penetapan Budiman sebagai tersangka merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 4 Februari 2026.

Dalam OTT tersebut, KPK sebelumnya telah menetapkan enam tersangka yang berasal dari unsur pejabat DJBC dan pihak swasta.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Elektabilitas Gibran Tembus 8,4 Persen

JCCNetwork.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencatat elektabilitas 6,9 persen hingga 8,4 persen dalam dua survei politik yang dirilis pada Oktober 2026. Hasil tersebut...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Semua Dapat Gaji Rp20 Juta Perbulan Kalau Korupsi Pertambangan Disikat Habis #shorts #titipanrakyat
01:36
Video thumbnail
BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Ketergantungan Impor LPG Bisa Ditekan #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Gebrakan BRIN, Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Berpotensi Hemat Impor LPG
09:52
Video thumbnail
Sabu 1,2 Ton di Aceh Terungkap, Polri Bidik Pemodal dan Dalang Jaringan Narkoba #shorts #trending
01:49
Video thumbnail
Bukan Cuma Pengedar, Polri Buru Pemodal dan Pengendali Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh
10:31
Video thumbnail
Uang Dikeluarkan, Tapi Adakah Makanan MBG Yang Terbuang? #shorts #trending #titipanrakyat
00:49
Video thumbnail
Peternak Muda Grogi di Hadapan Mentan Amran, Staf Pertanian Cantik Dipanggil #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Momen Kocak, Peternak Muda Grogi di Depan Mentan Amran, Staf Cantik Ikut Dipanggil
12:05
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo, 155 Juta Semi Pengangguran #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Mahfud MD Ungkap Pengalaman Orang Daerah soal Program MBG
08:25
Video thumbnail
Turun Langsung Temui Nelayan Cilacap, Gibran Dengarkan Masalah di Lapangan #shorts #trending
01:40
Video thumbnail
Momen Gibran Serap Aspirasi Nelayan Cilacap, Pastikan Keluhan Segera Ditangani
03:43
Video thumbnail
Hakim MK Saldi Isra Bongkar Kejanggalan Norma yang Dibatalkan Muncul Lagi
08:33
Video thumbnail
Pakar Bongkar Risiko UU Perampasan Aset Jadi Senjata Serang Lawan Bisnis
09:23
Video thumbnail
Momen Mentan Amran Beri Kebebasan Petani Sampaikan Keluhan Langsung ke Dirjen Lewat Telepon #shorts
02:01
Video thumbnail
Tak Ada Sekat, Mentan Amran Persilakan Petani Telepon Langsung Dirjen Sampaikan Permintaan
08:33
Video thumbnail
Akses ke DPR Seperti Masuk Penjara #shorts #trending
00:54
Video thumbnail
Dulu Disepelehkan Kini Singkong Dikembangkan BRIN untuk Padamkan Api #shorts #trending
00:52
Video thumbnail
Tak Berdaya karena Koalisi Kuat, DPR Hanya Dekorasi di Parlemen
00:56
Video thumbnail
Tak Disangka Singkong yang Sering Diremehkan Kini Diteliti BRIN untuk Memadamkan Kebakaran
08:29

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER