Persib Tanpa Hodak Tetap Incar Kemenangan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Bek tengah andalan Persib Bandung, Federico Barba, memastikan kesiapan timnya menghadapi laga krusial kontra Madura United pada pekan ke-23 Super League Indonesia meski tanpa kehadiran pelatih kepala di sisi lapangan.

Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (26/2/2026) pukul 20.30 WIB, menjadi momentum penting bagi Maung Bandung dalam menjaga posisi mereka di papan atas klasemen sementara. Namun, dalam laga tersebut, pelatih kepala Bojan Hodak dipastikan tidak bisa mendampingi tim dari area teknis akibat sanksi akumulasi kartu.

- Advertisement -

Hodak tetap hadir di stadion, tetapi hanya memantau jalannya pertandingan dari tribun penonton. Kendati demikian, kondisi tersebut disebut tidak mengganggu persiapan maupun mentalitas skuad tuan rumah.

Barba menegaskan absennya pelatih merupakan situasi yang lumrah dalam kompetisi panjang. Menurutnya, sistem permainan dan komunikasi internal tim sudah terbentuk dengan baik sehingga tidak bergantung pada satu sosok di pinggir lapangan.

“Dalam satu musim, situasi seperti ini bisa saja terjadi. Kami sudah siap. Ada staf pelatih yang tetap menjalankan tugas di bangku cadangan, dan komunikasi selama pertandingan tetap berjalan,” ujar Barba dalam konferensi pers jelang laga.

- Advertisement -

Peran asisten pelatih, Igor Tolic, dipastikan akan lebih dominan dalam mengatur instruksi teknis selama 90 menit pertandingan. Namun, Barba menilai transisi komando tersebut bukan persoalan besar karena seluruh elemen tim telah terbiasa berdiskusi dan mengambil keputusan secara kolektif di lapangan.

“Itu bisa saja terjadi dalam satu musim. Kami siap. Sekarang juga ada Coach Igor di sini. Bagi kami tetap sama saja. Kami selalu berdiskusi bersama selama pertandingan,” kata Barba dalam konferensi pers jelang laga, dikutip Kamis (26/2/2026).

Menurut pemain asal Italia tersebut, kekuatan Persib musim ini bukan hanya pada taktik, tetapi juga pada soliditas dan kepercayaan antarpemain. Ia menyebut interaksi aktif di bangku cadangan maupun di dalam lapangan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas permainan.

“Kalau Anda lihat di bangku cadangan, kami selalu berbicara satu sama lain. Kami adalah sebuah tim, dan ketika Anda adalah tim, Anda harus percaya satu sama lain. Dan itulah yang kami yakini,” tambah Barba.

Laga melawan Madura United memiliki arti strategis bagi Persib. Tambahan tiga poin di kandang sendiri akan mempertegas posisi mereka di jalur perebutan gelar. Saat ini, Persib mengoleksi 50 poin dan bersaing ketat dengan Persija Jakarta yang memiliki jumlah poin serupa.

Kemenangan di GBLA juga penting untuk menjaga konsistensi performa di hadapan pendukung sendiri. Sepanjang musim ini, Persib tampil cukup dominan saat bermain di Bandung dan menjadikan laga kandang sebagai fondasi dalam perburuan gelar.

Barba menegaskan tidak ada perubahan target meski tim kehilangan pelatih di tepi lapangan. Fokus utama tetap mengamankan kemenangan dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

“Tidak ada yang berubah dalam mentalitas kami karena kami ingin meraih tiga poin. Itu yang paling penting,” imbuhnya.

Dengan persaingan papan atas yang semakin ketat memasuki paruh akhir musim, setiap pertandingan menjadi penentu. Persib dituntut tampil konsisten agar tidak kehilangan momentum dalam perburuan trofi Super League musim 2025-2026.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pramono Wajibkan Izin Teknis Dispora untuk Lapangan Padel Baru

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap pembangunan dan operasional lapangan padel di ibu kota. Kebijakan baru ini diumumkan langsung oleh Gubernur DKI...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER