JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (17/2/2026), terutama pada periode siang hingga sore hari. Kondisi tersebut bertepatan dengan momentum libur Tahun Baru Imlek, saat aktivitas masyarakat di luar ruangan cenderung meningkat.
Dalam rilis prakiraan cuaca hariannya, BMKG menyebutkan bahwa pada pagi hari cuaca di lima wilayah kota administrasi Jakarta diperkirakan didominasi awan tebal. Satu-satunya wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan sejak pagi adalah Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, intensitas awan diprediksi meningkat dan memicu turunnya hujan ringan secara merata di seluruh wilayah ibu kota, termasuk Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Kepulauan Seribu. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga menjelang sore.
Suhu udara pada pagi hari berkisar antara 24 hingga 26 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan relatif tinggi. Pada siang hari, suhu diproyeksikan mencapai titik tertinggi di rentang 27 sampai 29 derajat Celsius sebelum kembali menurun pada malam hari menjadi sekitar 24–27 derajat Celsius.
Pada malam hari, hujan ringan diperkirakan masih berlanjut di wilayah Kepulauan Seribu. Sementara itu, wilayah daratan Jakarta umumnya berada dalam kondisi berawan tebal tanpa hujan signifikan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca basah, seperti jalan licin serta genangan air di sejumlah titik rawan, khususnya di kawasan dengan sistem drainase terbatas. Meski intensitas hujan diprakirakan ringan, curah hujan yang turun secara merata tetap berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas.
Warga yang memiliki agenda di luar ruangan, termasuk perayaan Imlek, disarankan mempersiapkan perlengkapan pelindung hujan seperti payung atau jas hujan. Pengendara kendaraan bermotor juga diminta menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan saat melintas di jalan yang tergenang guna menghindari kecelakaan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu.



