JCCNetwork.id- Seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berinisial FAN (22) ditemukan tewas dalam kondisi mencurigakan di Pasuruan. Polisi kemudian menangkap kakak iparnya sendiri, seorang oknum anggota kepolisian, sebagai tersangka utama.
FAN diketahui berasal dari Desa Tiris, Kabupaten Probolinggo ditemukan warga dalam posisi terlentang di tepi sungai Jalan Wonorejo, Pasuruan, pada Selasa (16/12/2025) malam. Saat ditemukan, korban mengenakan helm berwarna pink yang diduga bukan miliknya.
“AS dan anak saya ini memang bermusuhan sejak lama. Bukan hanya dengan FAN, tapi juga dengan kakak sulungnya. FAN sering melawan AS,” ujar Ramlan, ayah korban, Rabu (17/12/2025).
Bukti awal menunjukkan sejumlah kejanggalan. Barang bawaan korban tidak ditemukan di TKP. Rekaman CCTV kos korban menunjukkannya dijemput ojek online sekitar pukul 20.14 WIB. Sementara, CCTV di sekitar TKP menangkap mobil Strada Triton milik tersangka mondar-mandir di lokasi.
“FAN ini anak ketiga saya, saat ini masih semester 3 Prodi Hukum UMM. Dugaan kami, motifnya untuk menguasai harta. Di leher anak saya juga ada bekas cekikan,” tegas Ramlan.



