JCCNetwork.id- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan pemberlakuan diskon tarif tol pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Potongan tarif antara 10 hingga 20 persen diberikan berdasarkan usulan masing-masing Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan akan berlaku selama tiga hari, yakni pada 22, 23, dan 31 Desember 2025 di 26 ruas tol seluruh Indonesia.
Kebijakan tersebut diumumkan Wakil Menteri PUPR, Diana, dalam keterangan resmi pada Rabu (10/12/2025). Ia menegaskan bahwa seluruh upaya peningkatan layanan konektivitas nasional telah dipersiapkan secara optimal.
“Kesiapan layanan konektivitas nasional untuk Nataru tidak terganggu, dan langkah-langkah peningkatan pelayanan dapat dilaksanakan sesuai rencana,” kata Wamen Diana dalam keterangan resmi, Rabu (10/12/2025).
Selain pemberian diskon, pemerintah juga membuka sejumlah ruas jalan tol secara fungsional atau beroperasi tanpa tarif guna mengurangi kepadatan lalu lintas. Ruas yang difungsikan tersebut meliputi:
Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) sepanjang 24,67 km
Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 4 (Sinaksak–Simpang Panei) sepanjang 12,86 km
Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Rengas–Pulau Rimau) sepanjang 30,75 km
Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1 dan 2 (Gending–Paiton) sepanjang 24,08 km
Jalan Tol IKN Seksi 3A, 3A2, 3B, 3B2, 5A, 5B, 6A serta Jembatan Pulau Balang sepanjang total 50,227 km
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pemerintah juga menambah satu lajur pada tiga ruas utama yang menjadi koridor mobilitas masyarakat selama Nataru, yakni Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Tol Cikampek–Palimanan, dan Tol Tangerang–Merak.
Saat ini jaringan jalan nasional non-tol telah mencapai panjang 47.603,39 km dengan tingkat kemantapan 93,65%. Sementara itu, panjang jalan tol yang sudah beroperasi mencapai 3.115,98 km.
Menjelang akhir tahun, pemerintah juga menargetkan operasional beberapa ruas baru pada triwulan IV 2025, di antaranya:
Jalan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg Seksi 1 (Junction Sedyatmo–Interchange Kosambi) sepanjang 4,7 km
Penambahan junction Tol Palembang–Betung (Ramp 1, 5, 6, 7B, dan 8) sepanjang 7,57 km
Penambahan lajur Tol Tangerang–Merak (Jalur A dan B KM 77+800–KM 86+538) sepanjang 8,738 km
Fasilitas Pendukung Diperkuat: 136 Rest Area hingga 189 SPKLU
Untuk menunjang kenyamanan pemudik, jaringan tol di Indonesia kini memiliki 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) serta 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sejumlah rest area yang masih dalam proses konstruksi juga akan difungsionalkan sementara selama periode Nataru 2025/2026, meliputi delapan TIP di empat ruas tol wilayah Sumatera dan sembilan TIP di berbagai ruas di Jawa.
Dengan kombinasi potongan tarif, pembukaan ruas fungsional, penambahan lajur, serta kesiapan fasilitas pendukung, pemerintah menargetkan kelancaran arus mobilitas masyarakat selama puncak libur akhir tahun.























