JCCNetwork.id- Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 3,9 mengguncang wilayah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada Selasa (4/11/2025) pagi. Berdasarkan laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 06.48 WIB dengan pusat guncangan berada di kedalaman 110 kilometer.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, melalui keterangan resminya, menjelaskan bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 0,53 derajat Lintang Utara dan 99,37 derajat Bujur Timur, atau sekitar 43 kilometer barat daya Mandailing Natal.
“Gempa Mag:3.9, 04-Nov-2025 06:48:41WIB, Lok:0.53LU, 99.37BT (43 km BaratDaya MANDAILINGNATAL-SUMUT), Kedlmn:110 Km,” tulis akun X @infoBMKG dikutip Selasa (4/11/2025).
BMKG menyebutkan bahwa gempa yang terjadi pada kedalaman menengah ini disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng di wilayah barat Sumatera. Meski guncangannya dirasakan dalam skala lemah dan tidak berpotensi tsunami, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
BMKG juga menegaskan bahwa informasi awal gempa disampaikan dengan mengutamakan kecepatan, sehingga data dapat diperbarui seiring proses analisis lanjutan.
“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG
Wilayah Mandailing Natal dan sekitarnya memang termasuk kawasan aktif secara tektonik karena berada di zona tumbukan antara Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Aktivitas seismik di area ini kerap menimbulkan guncangan dengan intensitas ringan hingga sedang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan bangunan tempat tinggal memenuhi standar keamanan gempa. Warga juga diminta memantau informasi resmi melalui kanal BMKG agar tidak terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.



