JCCNetwork.id- Ribuan massa dari berbagai kelompok tani dan organisasi masyarakat diperkirakan akan menggelar aksi unjuk rasa di dua titik strategis ibu kota, yakni kawasan Istana Merdeka dan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, pada Rabu (24/9/2025). Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, aparat gabungan TNI, Polri, dan Pemprov DKI Jakarta menurunkan hampir 10 ribu personel.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, apel pengamanan telah digelar di Lapangan Ikada, Jalan Medan Merdeka Selatan, sejak pukul 06.00 WIB. Dari data kepolisian, jumlah personel yang diturunkan khusus di wilayah Jakarta Pusat mencapai 8.340 orang.
“Kuat Pam wilayah Jakpus 8.340 personel gabungan (Polri, TNI dan Pemda DKI),” kata Susatyo dalam keterangannya, Rabu, 24 September 2025.
Massa aksi yang dijadwalkan turun ke jalan antara lain berasal dari Perkumpulan Petani Ubi Kayu Indonesia Provinsi Lampung, Komite Aksi Hari Tani Nasional ke-65, Komite Perjuangan Pertanian Rakyat (KPPR), Koalisi Nasional untuk Reforma Agraria, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan, hingga Aliansi Rakyat Menggugat.
Selain di Istana Merdeka, aparat juga menggelar apel kesiapan di halaman Gedung DPR/MPR RI, Senayan. Berdasarkan informasi yang diterima, aksi unjuk rasa akan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan jumlah massa yang cukup besar.
Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados menambahkan, pihaknya mengerahkan 1.437 personel lalu lintas untuk menjaga kelancaran mobilitas warga. Mengingat jumlah massa yang cukup besar, rekayasa arus kendaraan sudah diberlakukan sejak pagi.
“Jadi yang mengarah-mengarah ke DPR saat ini sudah mulai pelan-pelan kita alihkan,” kata Robby saat dikonfirmasi.
Adapun pengalihan arus lalu lintas sebagai berikut:
Kendaraan yang hendak menuju Slipi dialihkan ke kawasan Bendungan Hilir (Benhil) dan diarahkan melewati Pejompongan.
Kendaraan menuju Cengkareng diarahkan melalui jalur Permata Hijau. Dari Gerbang Pemuda, kendaraan dialihkan ke Patal Senayan lalu ke Permata Hijau hingga tembus ke Jalan Panjang.
Polisi mengimbau masyarakat menghindari kawasan Senayan, Slipi, dan Medan Merdeka jika tidak memiliki kepentingan mendesak. Aksi diperkirakan berlangsung sepanjang hari dengan fokus tuntutan pada isu-isu agraria dan kesejahteraan petani.



