JCCNetwork.id- Banjir besar yang melanda Bali menjadi sorotan serius di Senayan. Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komisi V, Irine Roba, menyampaikan empati sekaligus desakan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memperhatikan persoalan drainase dan memperkuat infrastruktur hijau.
“Pertama, Saya ingin mengucapkan duka cita atas apa yang terjadi di Bali. Tragedi ini adalah alarm keras bagi pemerintah daerah maupun pusat bahwa sistem mitigasi bencana, drainase, dan tata ruang di Bali belum mampu menjawab tantangan pembangunan dan perubahan iklim.” ujar Irine.
Menurutnya, kerugian materiil hingga miliaran rupiah dan hilangnya nyawa akibat banjir tidak semata-mata dipicu cuaca ekstrem, melainkan juga lemahnya tata kelola pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan. Karena itu, ia menekankan perlunya langkah konkret berupa audit tata ruang dan penguatan infrastruktur hijau.
“Banjir ini menjadi pengingat bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Jangan biarkan Bali, etalase dunia, tenggelam karena kelalaian dalam menjaga alam dan tata ruang,” tegasnya.
Selain aspek lingkungan, Irine juga menyoroti pentingnya agar program prioritas Kementerian PU bisa berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran akan mengurangi beban rakyat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi.
“Seperti tadi sudah disinggung oleh pak ketua dalam pembukaannya, bagaimana masyarakat akan nyaman bekerja jika fasilitas2 dasarnya tidak bisa terpenuhi. Subsidi BBM akan tidak begitu terasa ketika konsumsi BBM masih sangat besar akibat rusaknya jalan. Atau daya beli masyarakat berkurang ketika dananya dipakai untuk menanggulangi bencana” pungkasnya.



