JCCNetwork.id- Mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror, Komjen Pol Marthinus Hukom, dikenal memiliki pendekatan kepemimpinan yang humanis dan dekat dengan bawahannya. Hal tersebut Nampak dalam ungkapan mantan Kepala BNN itu dalam sebuah wawancara ia menekankan bahwa setiap anggota baginya adalah bagian dari keluarga besar” yang harus diperhatikan secara menyeluruh.
“Bagi saya, anggota itu adalah bagian dari keluarga besar. Kesuksesan saya berjalan sejauh ini tidak lepas dari kontribusi anggota,” ujar Marthinus, melansir YouTube Humas BNPT.
Marthinus menambahkan, prinsipnya dalam memimpin adalah selalu hadir bagi anggota, baik sebagai orang tua, teman, maupun tempat bertanya. Tidak hanya membimbing dalam ranah tugas resmi, ia juga siap mendengarkan dan berbagi pengalaman mengenai masalah-masalah pribadi anggota.
Pendekatan ini, menurut Marthinus, bertujuan memperkuat loyalitas, kepercayaan, dan efektivitas kerja di lingkungan tugas yang penuh tekanan. Jadi dengan menekankan empati dan kehadiran aktif, ia berupaya menciptakan lingkungan kerja yang suportif sekaligus produktif.
“Kami siap untuk sharing, curhat-curhatan sama anggota sehingga membangun ikatan emosional. Ini tidak hanya dalam konteks formal, tapi juga informal,” jelasnya.



