Harga Cabai dan Beras Turun, Bapanas Ungkap Data Terbaru

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan pokok di pasar eceran nasional mengalami penurunan pada Kamis (3/7/2025), berdasarkan data terbaru dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per pukul 09.00 WIB. Penurunan ini terjadi di tengah dinamika distribusi dan pasokan yang masih fluktuatif di berbagai daerah.

Salah satu komoditas yang tercatat mengalami penurunan signifikan adalah cabai rawit merah, yang kini dijual rata-rata Rp60.720 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp63.936 per kg. Disusul cabai merah keriting yang turun menjadi Rp40.092 per kg dari Rp43.505 per kg, serta cabai merah besar yang kini berada di angka Rp38.053 per kg, dari sebelumnya Rp42.153 per kg.

- Advertisement -

Penurunan harga juga terjadi pada bawang merah, yang kini rata-rata dijual Rp42.604 per kg, lebih rendah dibandingkan harga kemarin yang tercatat Rp44.250 per kg. Sementara bawang putih bonggol mengalami penurunan menjadi Rp37.545 per kg dari sebelumnya Rp39.321 per kg.

Untuk komoditas beras, beras premium mengalami sedikit kenaikan dari Rp15.892 menjadi Rp15.928 per kg, namun beras medium justru turun dari Rp14.121 menjadi Rp14.046 per kg. Sedangkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) juga tercatat menurun dari Rp12.602 menjadi Rp12.497 per kg.

Sementara itu, jagung di tingkat peternak juga menunjukkan tren menurun dengan harga Rp6.046 per kg, dari sebelumnya Rp6.208 per kg. Penurunan juga terjadi pada kedelai biji kering impor menjadi Rp10.763 per kg, dari Rp10.836 per kg.

- Advertisement -

Komoditas daging dan protein hewani juga mengalami penyesuaian harga. Daging sapi murni turun tipis ke Rp134.006 per kg dari Rp134.998 per kg, sementara daging ayam ras kini di harga Rp34.553 per kg, dari sebelumnya Rp34.971 per kg. Harga telur ayam ras juga ikut menurun menjadi Rp28.912 per kg, dari Rp29.214 per kg.

Untuk bahan pokok lainnya, gula konsumsi tercatat mengalami penurunan tipis dari Rp18.390 menjadi Rp18.290 per kg. Minyak goreng curah dijual seharga Rp17.215 per liter, turun dari Rp17.590 per liter. Minyak kemasan bermerek dan Minyakita juga mengalami penurunan tipis, masing-masing menjadi Rp20.364 dan Rp17.397 per liter.

Harga tepung terigu curah menurun menjadi Rp9.585 per kg dari Rp9.822 per kg, sedangkan tepung terigu kemasan kini berada di angka Rp12.622 per kg, dari sebelumnya Rp12.975 per kg.

Di sektor perikanan, harga ikan kembung mengalami kenaikan tipis ke Rp41.167 per kg, dari sebelumnya Rp40.754 per kg. Sebaliknya, ikan tongkol dan ikan bandeng mengalami penurunan menjadi Rp33.490 dan Rp33.958 per kg.

Tak hanya itu, harga garam konsumsi turun menjadi Rp11.407 per kg dari Rp11.626 per kg.

Sementara pada produk daging kerbau, daging kerbau beku impor kini dijual seharga Rp102.384 per kg, turun dari Rp105.201 per kg. Sedangkan daging kerbau segar lokal mengalami penurunan signifikan dari Rp141.444 menjadi Rp136.333 per kg.

Bapanas menyatakan bahwa pergerakan harga ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk kelancaran distribusi, cuaca, dan tingkat permintaan masyarakat. Pemerintah melalui Bapanas akan terus memantau perkembangan ini dan memastikan stabilitas harga tetap terjaga menjelang masa transisi pemerintahan dan potensi lonjakan permintaan pada musim tertentu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Kembangkan Kasus Jalan Sumut, Belum Ada Tersangka Baru

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara. Proses hukum kini memasuki tahap lanjutan dengan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER