Beras Naik Lagi! Pemprov DKI Gencarkan Operasi Pangan Murah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Lonjakan harga beras kembali memicu keluhan masyarakat Ibu Kota. Warga menuntut pemerintah segera turun tangan untuk menahan laju kenaikan harga kebutuhan pokok ini yang terus memberatkan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengonfirmasi bahwa pada pekan keempat Juni 2025, harga beras di tingkat eceran memang mengalami kenaikan.

- Advertisement -

“Memang ada kenaikan pada harga komoditas beras,” ujar Hasudungan kepada wartawan, Senin (29/6).
Ia memerinci, harga beras premium (IR I) naik sebesar 0,56 persen atau Rp83 per kilogram, dari semula Rp14.883 menjadi Rp14.966 per kg. Sementara itu, beras medium juga tak luput dari kenaikan, melonjak 0,76 persen atau Rp102 menjadi Rp13.512 per kg dari sebelumnya Rp13.410 per kg.

Menurut Hasudungan, kenaikan harga beras tak hanya terjadi di Jakarta, tapi juga merata secara nasional. Salah satu pemicunya adalah penyesuaian Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani yang naik dari Rp6.000 menjadi Rp6.500 per kg, berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025.

Selain itu, tingginya serapan gabah oleh Perum Bulog juga memberi tekanan pada pasokan pasar. Bulog sendiri tengah mengejar target pengadaan beras dalam negeri sebanyak 3 juta ton, sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2025.

- Advertisement -

Guna meredam gejolak harga, Pemprov DKI Jakarta menjalankan sejumlah langkah. “Kami melaksanakan program Pangan Murah Keliling di kantor-kantor pemerintah daerah, rumah susun, RPTRA, dan titik-titik lainnya,” ungkap Hasudungan.

Pemerintah Provinsi juga rutin memantau pergerakan harga pangan, serta terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Bulog mengenai penyaluran bantuan pangan beras.

Sebagai tambahan, pemerintah pusat menyiapkan alokasi bantuan pangan beras sebanyak 10 kg untuk masing-masing penerima pada Juni dan Juli 2025, merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. “Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga beras secara nasional,” tandas Hasudungan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BMKG Prediksi Hujan Landa Mayoritas Kota Besar

JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Selasa...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER