JCCNetwork.id- Polemik keterlibatan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, dalam kasus judi online terus menjadi sorotan publik.
Meski saat ini menjabat sebagai Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Budi Arie membantah keras semua tudingan yang mengaitkan dirinya dengan praktik haram tersebut. Namun, keraguan masyarakat terhadap keterangannya belum sepenuhnya surut.
Pakar telematika Roy Suryo turut angkat bicara mengenai polemik ini. Ia menduga ada kekuatan besar yang membentengi kasus tersebut dari penuntasan hukum. Kekuatan tersebut bisa berasal dari pengaruh politik maupun dukungan finansial.
Di sisi lain, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Guntur Romli, juga melontarkan pernyataan menohok. Lewat akun X miliknya, Guntur mengunggah kembali sebuah utasan dari akun @Ary_PrasKe2 yang berisi rekaman suara yang diduga merupakan suara Budi Arie. Dalam rekaman tersebut, terdengar tudingan bahwa ada permintaan jatah 50 persen untuk pengamanan situs judi online di lingkungan Kementerian Kominfo yang kini telah berubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Menanggapi rekaman itu, Guntur Romli mengingatkan Budi Arie untuk berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan. Pasalnya tuduhan tanpa bukti dapat berbalik menyerang si penuduh.


















