Aksi Saling Salip Picu Kecelakaan di Sitinjo

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga mobil angkutan umum trayek 63 dan satu unit mobil Avanza terjadi di Simpang Huta Tikka, Desa Sitinjo II, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, pada Rabu (tanggal kejadian). Kecelakaan ini dipicu aksi saling salip antara dua angkutan umum yang berujung pada hilangnya kendali kendaraan.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat mobil angkutan umum bernomor polisi BB 1633 UY yang dikemudikan WS dan BB 1492 UY yang dikemudikan PN terlibat aksi saling mendahului. Diduga salah satu kendaraan tidak dapat menyelesaikan manuver menyalip dengan sempurna, sehingga terjadi senggolan antara keduanya.

- Advertisement -

Akibat senggolan tersebut, salah satu mobil angkutan umum kehilangan kendali dan menabrak mobil Avanza bernomor polisi BK 1150 JQ yang melaju dari arah berlawanan. Benturan tersebut menyebabkan mobil Avanza terdorong dan menghantam angkutan umum lain yang sedang terparkir di tepi jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun sembilan orang mengalami luka-luka. Para korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa ini sempat mengakibatkan kemacetan panjang di Jalan Nasional Medan-Sidikalang. Petugas kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Dairi segera turun ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi kendaraan dan mengatur arus lalu lintas. Setelah beberapa saat, kondisi jalan kembali normal.

- Advertisement -

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan. Para pengemudi yang terlibat dalam insiden ini akan dimintai keterangan guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Siagakan Ribuan Personel Amankan Unjuk Rasa

JCCNetwork.id- Aparat kepolisian mengerahkan sebanyak 4.576 personel gabungan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa yang berlangsung di berbagai titik di wilayah DKI Jakarta pada...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER