JCCNetwork.Id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Senin (20/1), untuk meresmikan sejumlah proyek strategis ketenagalistrikan yang siap beroperasi di 18 provinsi, termasuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Kegiatan peresmian tersebut dipusatkan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede, Kabupaten Sumedang.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, dalam keterangan resmi di Jakarta pada hari yang sama, menyatakan bahwa proyek kelistrikan ini bertujuan untuk mendukung pasokan energi yang andal di berbagai daerah.
PLTA Jatigede, yang memanfaatkan air dari Waduk Jatigede, memiliki kapasitas 2×55 megawatt (MW). Pembangkit ini menjadi salah satu wujud realisasi pembangunan infrastruktur energi yang telah lama direncanakan sejak era Presiden Soekarno pada 1963, dan groundbreaking dilakukan pada masa Presiden Joko Widodo pada 2015.
Presiden meresmikan proyek kelistrikan yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan IKN Nusantara.
Proyek ini meliputi 26 pembangkit listrik dan 11 infrastruktur transmisi serta gardu induk. Beberapa pembangkit utama yang diresmikan adalah:
PLTA Asahan 3
PLTP Sorik Marapi
PLTA Jatigede
PLTGU Jawa 1
PLTGU Muara Tawar Add On Blok 2, 3, dan 4
PLTS IKN 10 MW
PLTU Kalselteng 2
PLTM Minihidro Aceh
PLTBm Sadai Bangka Selatan
PLTS Lisdes di sejumlah lokasi terpencil.
Selain itu, infrastruktur pendukung seperti SUTET 275 kV Muara Enim-Gumawang dan GI 150 kV Lampung 1, serta SUTT 150 kV PLTMG Luwuk-GI Labuan Bajo, turut diresmikan.
Proyek-proyek yang diresmikan oleh Presiden tidak hanya meningkatkan kapasitas listrik nasional, tetapi juga menekankan penggunaan sumber energi terbarukan seperti tenaga air, surya, dan biomassa. Salah satunya adalah PLTS IKN dengan kapasitas 10 MW yang dirancang mendukung keberlanjutan energi di ibu kota baru.
Setelah melakukan rangkaian peresmian di Sumedang, Presiden Prabowo dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Senin siang untuk melanjutkan agenda kenegaraan lainnya. Peresmian ini diharapkan menjadi langkah besar dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Indonesia.



