JCCNetwork.id- Manchester City, sang juara bertahan Liga Champions, kembali menelan pil pahit. Kali ini, The Citizens dipermalukan oleh Juventus dengan skor telak 2-0 di Allianz Stadium, Kamis (12/12/2024) dini hari WIB. Kekalahan ini semakin memperdalam krisis yang tengah melanda pasukan Pep Guardiola.
Dominasi statistik yang dicatat Manchester City sepanjang pertandingan seolah tak berarti. 12 tembakan (3 on target) dan penguasaan bola 69% gagal dikonversi menjadi gol. Sebaliknya, Juventus yang tampil lebih efektif mampu memanfaatkan dua peluang emas menjadi gol.
Dusan Vlahovic membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-53 melalui sebuah gol voli yang indah. Weston McKennie kemudian menggandakan keunggulan Juventus pada menit ke-75, memastikan kemenangan bagi Si Nyonya Tua.
Kekalahan ini menjadi yang ketujuh bagi Manchester City dalam 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Catatan buruk ini semakin diperparah dengan kebobolan sebanyak 23 gol dalam periode yang sama. Rata-rata, gawang Ederson Moraes bobol dua kali dalam setiap pertandingan.
Data statistik dari Opta menunjukkan bahwa Manchester City adalah tim yang paling sering kebobolan di antara klub-klub top lima liga Eropa sejak awal November 2024. Dalam 9 pertandingan, gawang The Citizens telah dijebol sebanyak 21 kali.
Pep Guardiola, pelatih yang dikenal dengan filosofi sepak bola menyerang, kini tengah menghadapi ujian berat. Kegagalan dalam mempertahankan soliditas pertahanan dan inkonsistensi dalam mencetak gol menjadi masalah utama yang harus segera diatasi.
Kekalahan dari Juventus membuat posisi Manchester City di klasemen Liga Champions menjadi sangat kritis. Dengan raihan 8 poin, The Citizens terancam gagal lolos ke babak gugur.














