Jokowi: Jangan Asal Menuduh Soal Parcok

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai tudingan yang menyebutkan bahwa ia terlibat dalam penggerakan ‘Partai Cokelat’ alias Parcok dalam gelaran Pilkada Serentak 2024.

Menurut Jokowi, pihak-pihak yang melontarkan tuduhan tersebut diminta untuk dapat membuktikan klaimnya, jangan sekadar mengandalkan spekulasi tanpa dasar yang jelas.

- Advertisement -

Pernyataan ini disampaikan oleh Jokowi di sela-sela kunjungannya ke Kota Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (29/11). Jokowi menegaskan bahwa tuduhan semacam itu tidak boleh sembarangan dilontarkan tanpa bukti yang kuat.

“Itu dibuktikan saja, jangan hanya tuduhan-tuduhan,” kata Jokowi dikutip Sabtu (30/11/2024).

Pernyataan ini merespons isu yang beredar mengenai adanya dugaan bahwa Partai Cokelat atau Parcok—sebuah istilah yang merujuk pada keterlibatan instansi Polri dalam politik praktis—terlibat dalam mendukung kandidat tertentu dalam Pilkada 2024.

- Advertisement -

Jokowi menjelaskan bahwa jika memang ada bukti konkret terkait dugaan kecurangan dalam proses pilkada, pihak yang merasa dirugikan dapat melaporkan hal tersebut sesuai dengan prosedur yang ada.

“Dilaporkan saja ke Bawaslu, kan ada mekanismenya. Atau dibawa ke MK, kan ada mekanismenya,” kata Jokowi.

mengingatkan bahwa terdapat jalur hukum yang jelas bagi siapa saja yang ingin mengajukan laporan terkait pelanggaran pemilu.

Sebelumnya, isu mengenai adanya penggerakan ‘Partai Cokelat’ atau Parcok ini mengemuka menjelang Pilkada Serentak 2024.

Dalam berbagai laporan, terdapat klaim bahwa korps Bhayangkara, yang merupakan jajaran kepolisian, terlibat dalam mendukung kemenangan pasangan calon tertentu, salah satunya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Namun, hingga kini belum ada bukti yang dapat menguatkan tuduhan tersebut, dan Jokowi menekankan pentingnya untuk mengedepankan bukti dan mekanisme yang sah dalam menanggapi setiap klaim yang muncul.

Dalam perkembangan politik nasional, tuduhan seperti ini dapat memicu ketegangan dan merusak citra demokrasi.

Oleh karena itu,Jokowi menegaskan bahwa semua pihak harus menjaga integritas dan bekerja sesuai dengan aturan yang ada, tanpa melakukan langkah-langkah yang merugikan proses pemilihan yang jujur dan adil.

Dengan demikian, Jokowi kembali mengingatkan agar semua pihak menghormati jalur hukum yang telah tersedia dan tidak hanya mengandalkan tuduhan tanpa bukti yang jelas.

Sebagai kepala negara, Jokowi juga menegaskan bahwa setiap tuduhan harus melalui prosedur yang sah dan tidak menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Studio Eks MNC TV Terbakar

JCCNetwork.id — Kebakaran melanda sebuah ruang studio musik di eks Gedung MNC TV, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (6/9/2026) malam.Kebakaran diduga...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Momen Seskab Teddy Geser Mik Prabowo Usai Presiden Singgung Karhutla Dekat IKN
08:44
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Dipercepat atau Ditunda? #shorts #trending
02:48
Video thumbnail
Indonesia Rawan Bencana, Prabowo: Ini Takdir Negara Kita yang Berada di Ring of Fire
10:44
Video thumbnail
Tekanan Dua Arah RUU Perampasan Aset Dipercepat atau Ditunda?
08:34
Video thumbnail
Habis Terbakar Kok Langsung Jadi Lahan Kebun Sawit? #shorts #trending
01:18
Video thumbnail
Airlangga Ungkap Arahan Prabowo: BRI dan BSI Ditugaskan Buka Akses Rekening untuk Warga
04:33
Video thumbnail
Karhutla Dekat IKN Bikin Prabowo Waspada Agar Tak Melebar ke Zona Inti
08:40
Video thumbnail
Prabowo Heran Lahan Baru Terbakar, Tak Lama Kemudian Sudah Jadi Kebun Sawit
08:37
Video thumbnail
Kapal Induk Italia Segera Masuk RI Disulap Jadi Pangkalan Helikopter untuk Gempur Titik Api
08:14
Video thumbnail
Erupsi Gunung Anak Krakatau Jadi Perhatian Hujan Segera Turun, OMC Diperkuat
11:00
Video thumbnail
Tak Main-Main! Prabowo Minta Kapolri Setor Nama Pemilik Korporasi di Balik Karhutla
08:40
Video thumbnail
Pesan DPR Berantas Korupsi Boleh, Tapi Jangan Jadikan Perampasan Aset sebagai Alat Abuse of Power
01:21
Video thumbnail
DPR Tegas Perangi Korupsi, Tapi Ingatkan Aparat Jangan Sampai Perampasan Aset Jadi Abuse of Power
08:44
Video thumbnail
DPR Singgung Rencana Prabowo Pangkas 1.074 BUMN Saat Bahas RUU Perampasan Aset
10:50
Video thumbnail
Prabowo Geram! Kapolri Diminta Kejar Pelaku Karhutla untuk Kebun Sawit
09:10
Video thumbnail
Bencana Datang Bertubi-tubi, Prabowo Siapkan Tambahan Anggaran Signifikan #shorts #trending
01:44
Video thumbnail
MK Nyatakan Gugatan Masa Jabatan Kapolri Ditarik, Pemohon Tak Bisa Mengulang Perkara
01:41
Video thumbnail
Gempa hingga Anak Krakatau Jadi Perhatian, Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana
11:08
Video thumbnail
MK Nyatakan Gugatan Masa Jabatan Kapolri Tak Bisa Diajukan Lagi Usai Ditarik
09:25
Video thumbnail
Tiba Tiba Said Iqbal Minta Maaf Kepada DPR Sambil Beberkan Alasan Pakai Kacamata
08:30

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER