Tragedi Penembakan Dua Tukang Ojek di Puncak Papua, Diduga Terlibat OPM

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Dua tukang ojek menjadi korban penembakan tragis di Kampung Weni, Distrik Mage’abume, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Kamis (21/11/2024) petang. Kedua korban, yang belum diketahui identitasnya, dilaporkan tewas di lokasi kejadian akibat tembakan dari anggota kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Candra Kurniawan, mengonfirmasi bahwa kedua korban masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) pada malam kejadian.

- Advertisement -

“Posisi saat ini kedua korban meninggal dunia dan masih berada di tempat kejadian,” ujarnya, Kamis (21/11/2024) malam.

Aksi penembakan ini langsung mendapat kecaman keras dari pihak berwenang. Kolonel Candra menyebut tindakan OPM sebagai tindakan yang biadab dan tidak berperikemanusiaan, mengingat kelompok tersebut telah berulang kali terlibat dalam serangkaian kekerasan yang meresahkan masyarakat.

“Aksi OPM tersebut adalah tindakan biadab dan melanggar HAM,” katanya.

- Advertisement -

Sementara itu, Ka Ops Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, juga membenarkan insiden penembakan tersebut. Ia menyebutkan bahwa kedua korban merupakan warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek, dan penembakan ini diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang beroperasi di wilayah Puncak.

“Dapat kami sampaikan telah terjadi pembunuhan terhadap dua warga sipil yang merupakan tukang ojek di Kabupaten Puncak diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Wilayah Puncak,” ujarnya.

Kejadian ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang melibatkan kelompok separatis OPM di Papua, yang terus menjadi ancaman serius terhadap stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Pihak keamanan terus melakukan penyelidikan dan berupaya mengungkap pelaku serta memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Siaga Kawal Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

JCCNetwork.id- Sebanyak 687 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan rangkaian aksi unjuk rasa yang berlangsung di empat lokasi berbeda di wilayah Jakarta Pusat pada Jumat....
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Harga Minyak Dunia Naik Turun Akibat Perang, Bahlil Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik
05:10
Video thumbnail
AHY Pacu Kawasan KUNCI Bersama untuk Ciptakan Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
05:53
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Tak Ada Ampun bagi Kepala SPPG yang Terlibat Markup atau Gratifikasi
08:14
Video thumbnail
BGN Tegas Berantas Pungli, Kepala SPPG Peminta Fee Siap-siap Dipecat
08:08
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Dapur MBG yang Ditutup Permanen Tak Lagi Dibayar
08:11
Video thumbnail
BGN Siapkan Sistem Digital untuk Orang Tua Cek Menu Makan MBG
08:19
Video thumbnail
Qodari Tegas! MBG Tetap Jadi Fokus Pemerintah Meski Pimpinan BGN Berganti
09:21
Video thumbnail
Pidato Menggelegar Megawati: Saya Presiden ke-5 RI dan Perempuan Pertama yang Memimpin
13:17
Video thumbnail
Evaluasi Besar-Besaran Benahi BGN Pegawai Diberhentikan dan Ratusan Dapur Ditutup #shorts
01:37
Video thumbnail
Operasi Besar-Besaran BGN Pecat Ratusan Pegawai dan Tutup Dapur MBG Bermasalah
08:20
Video thumbnail
Sampaikan Pesan Keras di Pidato, Megawati : Apa Kalian Tidak Mau Insaf?
13:18
Video thumbnail
Perry Lepas Jabatan, Destry Damayanti Bersiap Kawal Stabilitas Bank Indonesia
11:43
Video thumbnail
Mentri Geram! Pengembangan Perumahan Bermasalah Diberi Deadline 1 Minggu , Unsur Pidana Langsung
11:25
Video thumbnail
Megawati: Akar Rumput Mau Diinjak Mau Dibunuh Suatu Saat Akan Kembali Tumbuh
01:18
Video thumbnail
Kenang Kudatuli, Megawati Ingatkan TNI dan Polri
01:02
Video thumbnail
Megawati: Hei TNI-Polisi Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
11:56
Video thumbnail
IQ Masyarakat Indonesia Perlu Ditingkatkan, MBG Jadi Salah Satu Solusi
09:11
Video thumbnail
Curhat ke Menteri Ara, Pembeli Rumah Mengaku Dikejar Debt Collector: "Malu Saya, Pak!"
09:47
Video thumbnail
Megawati Tegaskan Tragedi Kudatuli Tak Pernah Dilupakan
12:50
Video thumbnail
BPH Migas Pastikan Minyak Tanah Aman, Daerah Kekurangan Disuplai dari Wilayah Lain
12:12

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER