Gelombang PHK Ancam, Masyarakat Pasrah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan ancaman badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang diprediksi terjadi pada tahun 2025 .

Meski demikian, analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, menilai bahwa masyarakat kemungkinan besar tidak akan terlalu serius menanggapi peringatan ini. Hal tersebut, menurutnya, disebabkan oleh fakta bahwa rakyat sudah terbiasa menghadapi kesulitan hidup sehari-hari.

- Advertisement -

“Rakyat terbiasa dengan kesulitan hidup, dengar PHK terkesan biasa saja saat ini,” kata Adi.

Lebih lanjut, Adi juga menyoroti kondisi politik yang menurutnya tidak stabil dan ikut berkontribusi terhadap ancaman badai PHK tersebut. Ia menilai, selama ini kebijakan politik dan ekonomi pemerintah tidak menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada rakyat kecil dan para pekerja.

“Tentu PHK besar-besaran ini, efek kebijakan politik ekonomi selama ini yang tak berpihak pada kelas bawah dan pekerja,” tutupnya.

- Advertisement -

Ancaman badai PHK ini semakin menambah kekhawatiran di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika politik nasional yang penuh tantangan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prasetyo Hadi Tegaskan Tak Ada Intervensi Kasus BGN

JCCNetwork.id- Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghormati seluruh proses hukum yang tengah berlangsung terkait penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung. Istana Negara...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER