Kemampuan tersebut dapat didorong melalui pengembangan kurikulum dan industri science, technology, engineering, mathematics (STEM) dan knowledge transfer dari negara yang sudah berhasil memajukan economic complexity.
Oleh karena itu, pemerintahan selanjutnya harus dapat menunjuk seseorang yang memiliki kapabilitas, kemampuan, serta pengetahuan yang mumpuni di bidangnya.
“Selain itu, penting untuk mendorong cluster development untuk produk berproduktivitas tinggi tadi. Pemerintah harus bisa memetakan dan ‘menarik benang merah’, kalau produk D adalah produktif tinggi, sementara kita masih di produk A yang produktif rendah, berarti kita harus kembangkan dulu produk B dan C. Bisa saja dari B dan C bisa jadi ke produk yang lebih canggih lagi,” jelas Putu.
“Naikkan kelas UMKM kita dengan menjalankan kebebasan ekonomi melalui perlindungan property rights dan menjamin business freedom karena hal tersebut bisa mendorong inovasi. Tingkatkan juga kewirausahaan masyarakat, terutama perempuan di UMKM. Berikan bimbingan, pelatihan, pendanaan dan kebutuhan lain yang memberian kepastian dan kepercayaan diri bagi UMKM dan individu untuk menjadi wirausaha”, tambahnya.



