Oleh sebab itu, ia menepis isu KIM tidak menemukan kesepakatan soal sosok yang akan pihaknya dukung di Pilkada Jakarta.
“Ya enggak lah itu kan karena masih sibuk. Pak Prabowo kan Presiden Terpilih masih melakukan kunjungan kerja. Begitu juga yang lain, kan masih lama,’ ucapnya.
- Advertisement -
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN, Yandri Susanto mnyampaikan soal ketidakharmonisan di internal koalisi.
Menurutnya, tak hanya tabu jika KIM tidak selalu satu perahu untuk momentum Pilkada 2024.
“PAN ada beberapa Pilbup, itu sudah kami putuskan pasangannya tidak dengan KIM ada, tapi dengan KIM juga banyak. Nah oleh karena itu, istilah saya itu memang Pilkada ini relaksasi politik pasca-Pilpres,” kata Yandri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat 26 Juli 2024.
- Advertisement -



