Respon Demokrat Soal Usulan Yusril Jadi Menko Polhukam di Kabinet Prabowo

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Partai Demokrat merespon usulan Pj Ketua Umum PBB, Fahri Bachmid yang mengusulkan Yusril Izha Mahendra menjadi Menko Polhukam di kabinet Prabowo-Gibran.

Partai Demokrat melalui Deputi Bappilu DPP, Kamhar Lakumani mengatakan bahwa penunjukan menteri dalam pemerintahan menjadi hak prerogatif presiden terpilih.

- Advertisement -

Meski demikian, Kamhar menegaskan pihaknya tetap menghormati setiap aspirasi dari partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran.

“Kami menghormati aspirasi setiap partai politik yang tergabung dalam koalisi termasuk juga dengan PBB,” kata Kamhar dalam keterangannya yang di kutip JCCNetwork.id, Jumat (24/5).

“Namun, terkait siapa saja yang menduduki pos apa saja di komposisi kabinet mendatang, diserahkan sepenuhnya kepada Pak Prabowo,” tambahnya.

- Advertisement -

Adapun secara internal partainya, Kamhar memastikan akan menaati asas yang berlaku utamanya terkait penunjukan menteri kepada Prabowo.

“Ini kan menjadi hak prerogatif Presiden. Kami (Partai Demokrat) taat asas,” ucapnya.

Sebelumnya, Fahri Bachmid menjelaskan, bahwa pihaknya mengusulkan Yusril Izha Mahendra sebagai Menko Polhukam di kabinet Prabowo karena sesuai dengan kapasitas dan keilmuannya.

“Jadi kan sampai saat ini kan belum tahu dia jabatannya di mana. Tapi kalau andaikan di tanya tentang idealnya beliau. Posisi-posisi kementerian itu mungkin lebih tepat sesuai dengan kapasitas dan keilmuannya, itu di Menko Polhukam,” jelas Fahri.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

GPK RI Desak Raffi Ahmad dan Willie Salim Buka-bukaan: Siapa yang Undang ke Deklarasi Bundaran HI?

JCCNetwork.id- Komite Nasional Gerakan Pemerhati Kepolisian (GPK RI) mendesak Willie Salim dan Raffi Ahmad bersikap terbuka mengenai pihak yang mengundang mereka dalam acara Deklarasi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER