JCCNetwork.id – Sejumlah dosen dari Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta memberikan pelatihan pengenalan data science dan cybersecurity bagi pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) Media Informatika Jakarta.
Para siswa SMK diperkenalkan keterampilan analisis data, memahami pola, tren, dan informasi yang terkandung di dalam sekumpulan data. Sementara itu, terkait keamanan cyber, mereka diberi pemahaman tentang prinsip dasar keamanan cyber, sekaligus mendorong para siswa SMK ini untuk dapat menjadi agen perubahan yang mampu melindungi diri sendiri dan masyarakat dari berbagai ancaman digital.
“Melalui program pengabdian masyarakat ini kami berharap siswa SMK Media Informatika dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang konsep data science dan keamanan cyber serta mampu mengaplikasikan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari dan karir di masa depan,” ujar Saruni Dwiasnati, ST., MM., M.Kom selaku ketua tim pelaksana pengabdian masyarakat ini.
Saruni menambahkan, pengabdian masyarakat ini tidak hanya menjadi upaya untuk meningkatkan literasi digital siswa tetapi juga menjadi investasi dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini.
Selain Saruni, sejumlah dosen dari Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi Fasilkom UMB yang juga menyampaikan materi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain Yudo Devianto, S.Kom, M.Kom. dan Wawan Gunawan, S.Kom.,MT. Para guru dan siswa SMK Media Informatika di Jakarta Barat yang ikut dalam kegiatan ini mengaku akan mengimplementasikan pengetahuan mereka dalam bidang data science dan cybersecurity untuk melakukan analisa, pengolahan dan penyajian data, serta penanganan keamanan data.
Dekan Fasilkom Universitas Mercu Buana Dr.Bambang Jokonowo, SSi., MTI., dan Kepala Sekolah SMK Media Informatika Jakarta Wiwin Dwi Tjiptaningsih, S.Pd., M.I.Kom menyambut baik dan mendukung pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan literasi digital bagi para guru dan siswa di Jakarta. Sebab teknologi informasi saat ini terus mengalami perubahan yang cepat, dimana data menjadi komoditas utama dan keamanan informasi menjadi kebutuhan mendesak.



