Sulit Terwujud, Hak Angket Hanya Sekedar Narasi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin mengatakan bahwa hak angket soal kecurangan Pemilu 2024, hanya sekedar narasi yang tidak akan terealisasi.

Pasalnya parpol yang berada di Koalisi Perubahan seperti Partai NasDem, PKB dan PKS, hingga kini belum menentukan langkah untuk mengusulkan wacana tersebut.

- Advertisement -

Bahkan mereka menunggu langkah PDIP sebagai inisiator. Namun PDIP sendiri cenderung tak mendorong wacana tersebut.

“Saya melihat partai-partai itu sulit menggulirkan hak angket, tidak akan mendorong hak angket, saling menunggu. Dan karena saling menunggu, ya tidak akan terjadi,” kata Ujang, seperti dilansir dari Republika, Sabtu (30/3/2024).

Ujang menilai, hak angket tersebut hanya menjadi formalitas politik. Hal ini diperkuat dengan pernyataan Puan Maharani yang menyebut tak ada instruksi pengguliran hak angket itu kepada Fraksi PDIP di parlemen.

- Advertisement -

“Jadi kelihatannya ini indikasi kuat simbol-simbol bahwa hak angket tidak akan jalan atau tereksekusi. Oleh karena itu sangat sayang hak angket hanya dijadikan sebagai formalitas, alat bargaining, sebagai mainan politik untuk bisa ‘menyerang pihak lain’,” jelas dia.

Untuk itu, Ujang mengatakan bahwa langkah yang paling tepat untuk menggugat perselisihan pemilu adalah melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya melihat dari dulu cara terbaik adalah di MK. MK lah menjadi kanal demokrasi yang sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu bahwa sengketa hasil ada di MK, buktikan kecurangan-kecurangan itu di MK secara habis-habisan dan total,” kata dia.

“Jadi saya melihat hingga hari ini, hingga detik ini, hak angket itu hanya sekedar narasi yang tidak akan tereksekusi. Hanya sekedar narasi yang sulit terimplementasi, hanya sekedar narasi yang tidak akan terjadi,” pungkas Ujang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Selidiki Kematian Dokter Muda

JCCNetwork.id – Seorang dokter muda yang sedang menjalani pendidikan profesi di Kabupaten Lampung Timur ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar penginapan di Kota Metro,...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Tanya LSM yang Sering Mengkritik: Siapa yang Bayar HP dan Listrik Kalian?
08:47
Video thumbnail
Nasib Pedagang BBM Way Kanan Berbalik, DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Dia Pahlawan
08:59
Video thumbnail
Prabowo Soroti Kaus Prabowonomics di Kaus Kader PKB Sebut Tidak Pantas Namanya di Situ!
08:41
Video thumbnail
Suasana Pecah! Prabowo Bercanda ke Bahlil, Sebut MBG Singkatan Mas Bahlil Ganteng
08:37
Video thumbnail
Ngaku Penganut Mazhab Bebas Aktif, Bahlil: Saya Nggak Bisa Digiring
11:09
Video thumbnail
Hadir di Harlah PKB, Bahlil Disambut Meriah, Cak Imin: Gawat, Banyak Penggemarnya!
11:15
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Ajak Warga Tinggalkan Kebiasaan Rekam, Utamakan Aksi Nyata
10:54
Video thumbnail
Aura KDM Bakal Getarkan Indonesia 2029
00:56
Video thumbnail
Zulhas Bilang Tahun 2029 Nanti, KDM Bisa Susah Ditemui
10:57
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Siapkan Rp50 Juta untuk Siapa Saja yang Berhasil Tangkap Begal
15:43
Video thumbnail
Prabowo Tegas! Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditawar
07:40
Video thumbnail
Pesan Tegas Cak Imin! PKB Tetap Setia Dukung Prabowo Sukseskan Arah Baru Ekonomi
08:08
Video thumbnail
Prabowo Sebut Masih Ada 'Londo Ireng' di Indonesia, Singgung Wartawan hingga LSM
08:10
Video thumbnail
Zulhas Bikin Heboh! Sebut KDM Bakal Menggetarkan Indonesia di 2029
10:58
Video thumbnail
Soal Koalisi, Prabowo Blak-blakan: PDIP Hatinya Sama dengan Kita
09:46
Video thumbnail
Respons Prabowo soal Kampanye yang Sebut Indonesia Bakal Kolaps
10:06
Video thumbnail
Ramai Soal Kode '50', Ibu Supiah Bantah Versi Penyidik Kasus BBM Way Kanan
10:36
Video thumbnail
Prabowo Heran PKB Selalu Jadi yang Pertama Mengundangnya: "Ilmunya Apa Ini?"
10:29
Video thumbnail
Cak Imin Blak-blakan! Prabowo Disebut Selalu Ingat Pasal 33 UUD 1945, dari Bangun hingga Mau Tidur
12:49
Video thumbnail
Bikin Ngakak! Candaan Prabowo ke Dasco Bikin Hadirin Tertawa
08:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER