JCCNetwork.id- Calon Presiden Republik Indonesia, Ganjar Pranowo, enggan mengomentari terlalu jauh terlalu pernyataan kontroversial Prabowo Subianto mengenai “ndasmu etik” yang diucapkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Gerindra di Jakarta. Ganjar Pranowo memilih melibatkan masyarakat dalam penilaian tersebut.
“Biar mereka yang jawab dan rakyat. Mungkin itu juga bercanda, biarkan mereka nanti berkomunikasi,” kata Ganjar di Desa Candirejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu.
Sebelumnya, Prabowo Subianto, Calon Presiden Republik Indonesia, merespons sorotan terhadap pernyataannya yang menjadi viral di media sosial. Prabowo menjelaskan bahwa ungkapan “ndasmu etik” hanya merupakan candaan di antara keluarga Partai Gerindra, mengingat rapat tersebut bersifat tertutup dan terbatas untuk kader partai.
“Itu ‘kan di dalam di antara keluarga, ya, ‘kan, tetapi biasa orang Indonesia cari-cari, mau dibesar-besarkan. Itu di antara keluarga kami bicara, dan itu ‘kan bicara orang Banyumas biasalah bicara-bicara seperti itu,” kata Prabowo menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela kegiatan kampanyenya di Blitar.
Ia juga menekankan agar persoalan ini tidak dibesar-besarkan karena hanya merupakan kelakar biasa.
“Enggak usah dibesar-besarkan,” tambah Prabowo.



