JCCNetwork.id- Pakar politik Jerry Massie menyoroti pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri, yang menyamakan penguasa saat ini dengan rezim Orde Baru. Jerry merasa aneh dengan pernyataan itu, pasalny PDIP masih memegang kekuasaan signifikan di pemerintahan Joko Widodo, dengan 7 menteri dan posisi strategis di lembaga BPIP dan BRIN.
“Selain ada 7 menterinya di pemerintahan Megawati juga masih duduk di lembaga BPIP dan BRIN jadi dia masih dalam kekuasaan. Jadi ngomong Orba lari dari konteks,” kata Jerry, Selasa (28/11/2023).
Menurut Jerry, kondisi PDIP saat ini lebih kritis dibanding Orde Baru, dengan tudingan korupsi, politik dinasti, dan kolusi nepotisme. Ia menyatakan bahwa pemerintahan PDIP lebih buruk, mencatat PDIP sebagai contoh partai yang terkorup, dan menilai kebijakan mereka tidak pro-rakyat.
“Saya nilai pemerintahan PDIP lebih parah dari Orba contoh partai terkorup adalah PDIP dan politik dinasti dan kolusi nepotisme justru paling di era PDIP berkuasa,” ucapnya.
Jerry Massie juga menyampaikan pandangannya bahwa Prabowo memiliki pendekatan yang berbeda dengan Jokowi, lebih mampu memenangkan hati presiden saat ini. Ia merasa Jokowi mungkin lebih memilih Prabowo karena sikap positif Prabowo, sementara Megawati bersikap apriori terhadap Jokowi.
“Kenapa baru sekarang menunjukan sikap sekan-akan pro rakyat padahal waktu lalu BBM naik antre Minyak goreng diam saja,” tandas Jerry Massie.
Selain itu juga, Jerry Massie menyimpulkan dengan menyebut tindakan tersebut sebagai bagian dari gimmick politik atau Megawati yang masih melihat Jokowi sebagai kader PDIP yang harus tunduk pada partai.
“Ini terkesan lebih ke arah gimmick politik. Atau disisi lain Mega masih berpikir Jokowi masih kader PDIP dan dia adalah petugas partai,” tutupnya.
Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) PDI-P Megawati Soekarnoputri mengaku jengkel dengan sikap penguasa saat ini yang menurutnya ingin bertindak seperti penguasa di masa Orde Baru.



