Transaksi Pasar Modern Anjlok 50 Persen Buntut Aksi Boikot Produk Israel

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Asosiasi Pengusaha Pemasok Pasar Modern Indonesia (AP3MI) mengungkapkan bahwa transaksi di pasar modern anjlok hingga 50 persen imbas dari Fatwa MUI tentang boikot produk yang terafiliasi dengan Israel.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal AP3MI, Usman bahwa penurunan transaksi itu akibat dari mayoritas barang ada dalam boikot tersebut.

- Advertisement -

Pasalnya, mayoritas produk dalam boikot tersebut adalah produk pareto atau produk konsumer seperti shampo, susu balita, dan minuman ringan.

“Pengurangan penjualan produk pareto baisanya dari isu yang kecil dan berkembang. Mungkin transaksi di pasar hilir bisa berkurang sampai 50 persen dan target ekonomi pemerintah akan sulit tercapai,” ujarnya dalam keterangannya yang di kutip JCCNetwork.id, Kamis (16/11/2023).

Penurunan transaksi di pasar modern hingga 50 persen tersebut juga di amini oleh Ketua Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey.

- Advertisement -

Menurutnya, Fatwa MUI untuk boikot produk yang terafiliasi dengan Israel itu akan menyulitkan konsumen untuk mendapatkan produk yang di butuhkan.

“Nah ini yang disayangkan, karena kebutuhan ibunya ini untuk membelanjakan untuk bayinya ini dan membutuhkan, akhirnya harus tergantikan, dan bahkan bisa berdampak akan menjadi masalah,” jelas Roy.

Ia mengatakan, bahwa produk-produk makanan dan minuman yang di produksi di pabrik juga telah bersertifikasi halal dan menyerap tenaga kerja.

Sehingga, aksi boikot produk Israel itu sangat berdampak kepada kinerja produksi.

“Karena konsumen ketika berbelanja, ketika mengonsumsi, maka berkontribusi juga di ekonomi, karena konsumsi rumah tangga kita 51,8 persen itu dari konsumsi rumah tangga,” tandasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dampak Tragedi Bekasi, Layanan KA Terganggu

JCCNetwork.id- Sejumlah perjalanan kereta api (KA) jarak jauh masih belum dapat dioperasikan pada Rabu, 29 April 2026, menyusul dampak kecelakaan fatal yang terjadi di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER